Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur di Tengah Kabar Penyidikan Kasus Dana CSR

badge-check


					Perry Warjiyo pamit mundur dari jabatan gubernur BI, saat gunjang ganjing penyelewengan dana CSR hingga Rp27 miliar. Foto: bloomberg Perbesar

Perry Warjiyo pamit mundur dari jabatan gubernur BI, saat gunjang ganjing penyelewengan dana CSR hingga Rp27 miliar. Foto: bloomberg

Penulis: Tanasyafira L. Tirani  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya, menyusun surat permohonan yang diterima Presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 26 Juli 2026 .

Keputusan ini diambil saat masa tugas periode keduanya masih tersisa hingga tahun 2028, sehingga memicu pertanyaan publik terkait latar belakang dan persoalan yang melingkupi pimpinan bank sentral tersebut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers Senin, 27 Juli 2026 menyatakan pengunduran diri disampaikan secara sukarela dengan alasan pribadi sesuai Pasal 48 Ayat (1) huruf a UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang BI beserta perubahannya .

“Dalam suratnya hanya menyatakan alasan pribadi, tidak ada rincian lebih lanjut,” ujar Prasetyo, sekaligus menegaskan tidak ada keterangan terkait kondisi kesehatan atau tekanan pihak lain.

Sebagai pengganti sementara, Dewan Gubernur menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara .

Di sisi lain, pengunduran diri ini muncul bersamaan dengan dinamika penyidikan dugaan korupsi dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) atau yang sering disebut dana CSR periode 2020–2023.

KPK telah menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan BI pada Desember 2024, termasuk ruang kerja Gubernur, dan mengamankan dokumen serta perangkat elektronik.

Namanya kerap dikaitkan dalam pembahasan penyimpangan penggunaan dana yang mencapai nilai triliunan rupiah, meski hingga kini belum ada penetapan status tersangka terhadap Perry Warjiyo.

Perlu ditegaskan bahwa belum ada catatan resmi yang menyatakan Perry Warjiyo pernah menjalani hukuman pidana korupsi di masa lalu; isu yang beredar sejauh ini menyangkut penyidikan yang sedang berjalan, bukan vonis yang telah berkekuatan hukum tetap.

Hal ini penting dikemukakan guna menjaga kebenaran informasi sesuai prinsip jurnalistik yang terverifikasi.

Selama memimpin BI sejak 2018, Perry Warjiyo memegang peranan sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pengendalian inflasi, dan kelancaran sistem pembayaran nasional.

Pemerintah mengapresiasi dedikasinya selama tujuh tahun lebih, sekaligus memastikan operasional bank sentral tetap berjalan normal tanpa gangguan .

Kini proses pemilihan Gubernur BI yang definitif akan segera dijalankan sesuai mekanisme undang-undang.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat berpegang pada informasi resmi dari BI, KPK, dan Sekretariat Negara, serta tidak mempercayai spekulasi yang belum memiliki dasar alat bukti sah.

Kasus CSR
– Total dana yang diduga diselewengkan dalam kasus Program Sosial Bank Indonesia (PSBI/CSR) periode 2020–2023 bersamaan dengan dana OJK adalah Rp28,38 miliar.
​
– Rincian yang diterima dua tersangka: Heri Gunawan diduga menerima Rp15,86 miliar, sedangkan Satori diduga menerima Rp12,52 miliar.
​
– Dari jumlah itu, bagian yang bersumber khusus dari dana PSBI/CSR BI adalah sekitar Rp12,56 miliar (Rp6,26 miliar ke Heri Gunawan dan Rp6,30 miliar ke Satori).
​
Catatan penting: Angka Rp28,38 miliar itu adalah total yang diduga diterima tersangka, belum tentu sama dengan total anggaran program secara keseluruhan.

Hingga kini belum ada angka resmi yang menyatakan seluruh anggaran program yang dikelola BI bernilai triliunan rupiah—itu hanya dugaan yang beredar di luar rilis resmi.

Perry Warjiyo sendiri belum ditetapkan tersangka dalam perkara ini.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Yogya Mencekam, Sri Sultan Turun Tangan Temui Demonstran di Depan Polda Kamis Dinihari

29 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berprestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Trending di News