Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Gondola Terombang-ambing Angin Saat Hujan Deras, Dua Pekerja Apartemen Ascott Surabaya Tewas dan Luka-luka

badge-check


					Dua pekerja sealant kaca di apartemen Ascott, Surabata, mengalami insisden berat. Akibat hujan dera diserta angin kencang, menyebakan gondola yang mereka tumpangi terombang-ambing sehingga satu orang meninggal dunia, sedakan satunya mengalami luka-luka, Senin 2 Maret 2026. Doto: Dok/ist Perbesar

Dua pekerja sealant kaca di apartemen Ascott, Surabata, mengalami insisden berat. Akibat hujan dera diserta angin kencang, menyebakan gondola yang mereka tumpangi terombang-ambing sehingga satu orang meninggal dunia, sedakan satunya mengalami luka-luka, Senin 2 Maret 2026. Doto: Dok/ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Edsitor: Priyo Suwarno

KREWDONEWS.COM, SURABAYA- Insiden kecelakaan kerja tragis terjadi di sebuah apartemen kawasan Surabaya Barat pada Senin, 2 Maret 2026 siang, akibat hujan deras disertai angin kencang. Satu pekerja pembersih kaca atau teknisi sealant meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia bernama Eddy Suparno (51 tahun),dan korban luka-luka bernama Ribut Boediyanto (56 tahun), keduanya warga Tambak Wedi Baru, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Korban luka langsung dirujuk ke RS William Booth.

Kejadian berlangsung di apartemen Ascott Waterplace, Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Lakarsantri, Surabaya. Mereka adalah pekerja yang sedang berada di  satu gondola yang menggantung di sisi gedung sekitar lantai 25-26.

Pada saat itu terjadi hujan deras disertai angin kencang. Menyebabkan, kedua pekerja untuk beberapa saat gondola yang mereka tumpangi  terombang-ambing dan tersangkut akibat badai.

Pekerja sedang membersihkan kaca gedung ketika hujan tiba-tiba deras disertai angin kencang menyapu gondola, menyebabkan bergoyang hebat meski mereka sudah pakai alat pelindung diri (APD).

Satu korban terpelanting dan dinyatakan meninggal di tempat, sementara yang lain dievakuasi dalam kondisi sadar dan dibawa ke rumah sakit.

Evakuasi 
Evakuasi dilakukan tim apartemen, BPBD, dan pemadam kebakaran Surabaya; korban luka turun lebih dulu, sedangkan korban meninggal butuh proses lebih lama dari lantai 25. Polisi (Kapolsek Lakarsantri) dan Kabid Pemadam Kebakaran M. Rokhim mengonfirmasi insiden disebabkan cuaca ekstrem.

Insiden tragis di apartemen Surabaya Barat terjadi pada Senin, 2 Maret 2026 siang, melibatkan dua pekerja pembersih kaca gedung yang terombang-ambing akibat hujan deras disertai angin kencang.

Kronologi Kejadian
Pekerja tersebut berada di gondola pada lantai 25-26 saat cuaca memburuk; mereka sempat hendak turun tapi terlambat karena angin tiba-tiba kencang.

Salah satu pekerja lepas dari gondola dan terhempas, dinyatakan meninggal di lokasi, sementara rekan lainnya bertahan dalam kondisi sadar meski luka-luka.

Penyebab utama adalah guncangan hebat pada kabel gondola akibat angin ekstrem, meskipun mereka sudah mengenakan alat pelindung diri (APD) standar pekerja lokasi tinggi.

Tim Pemadam Kebakaran Surabaya (DPKP) dari Wiyung dan Pasar Turi dikerahkan menggunakan gondola rescue serta bantuan BPBD.

Korban luka dievakuasi lebih dulu ke rumah sakit dalam kondisi sadar, sementara korban meninggal diturunkan secara dramatis dari lantai 25. Kabid Pemadam M. Rokhim mengonfirmasi satu korban tewas dan satu luka di kepala serta syok. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpam 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan, Diduga dari Susu Kotak

20 Juli 2026 - 19:45 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Jatim Catat 14 Kabupaten Berstatus Darurat

20 Juli 2026 - 19:14 WIB

Usaha Rumahan Ikut Didata, BPS Pastikan Bukan untuk Urusan Pajak

20 Juli 2026 - 18:54 WIB

Pengacara Muda Rocky Martin Napitupulu Tewas Terjatuh dari Tingkat 46 Apartemen Mastepiece Jakarta

20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Trending di News