Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Gilbert Simanjuntak: Masker Saja Tak Cukup Hadapi Nipah

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kementerian Kesehatan meningkatkan kewaspadaan kasus virus Nipah yang muncul kembali di India. Pemantauan dilakukan intensif melalui kanal resmi pemerintah dan media monitoring.

Juru Bicara Kemenkes, Widyawati mengatakan, langkah tersebut untuk mengantisipasi potensi penyebaran lintas negara. Kemenkes memastikan setiap informasi dianalisis untuk respons cepat.

“Kami memantau perkembangan situasi penyakit virus Nipah di India dan negara-negara lain melalui kanal resmi serta sistem media monitoring. Setiap informasi terbaru kami analisis untuk memastikan respons cepat jika ada potensi risiko masuk ke Indonesia,” kata Widyawati dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Kemenkes juga menerbitkan notifikasi kejadian virus Nipah melalui kanal infeksi emerging. Notifikasi itu sebagai bentuk kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi risiko.

Seluruh fasilitas layanan kesehatan diminta bersiaga. “Notifikasi sudah kami sampaikan agar dinas kesehatan meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya.

Selain itu, pengawasan diperketat di setiap pintu masuk negara Indonesia. Pengawasan mencakup orang, barang, dan alat angkut dari wilayah terdampak.

“Kami meningkatkan pengawasan pelaku perjalanan internasional dari negara terlapor Nipah. Langkah ini penting mencegah potensi importasi penyakit,” ujarnya.

Sementara itu, Epidemiolog Gilbert Simanjuntak mengingatkan masyarakat memahami pola penularan virus Nipah. Ia menilai virus ini tidak menyebar luas melalui udara.

“Penularan ini bukan seperti virus biasa yang lewat udara. Jadi bukan sekadar pakai masker lalu aman,” ujar Gilbert.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional