Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Candi Borobudur 1.200 Tahun, Kini Jadi Korban Vandalisme 3.000 Bekas Permen Karet

badge-check


					Seorang peneliti menunjukkan satu di antara ribuan permen karet bekas yang dibuang di bebatuan candi Borobudur. Werdi, seorang tenaga pemugas candi yang susah berusia 1.200 tahun itu. Ia minta semua pihak mau melestarikan candi Borobudur. Tangkap Layar video Instagram@bbcindonesia Perbesar

Seorang peneliti menunjukkan satu di antara ribuan permen karet bekas yang dibuang di bebatuan candi Borobudur. Werdi, seorang tenaga pemugas candi yang susah berusia 1.200 tahun itu. Ia minta semua pihak mau melestarikan candi Borobudur. Tangkap Layar video Instagram@bbcindonesia

Penulis: Adi Wardhono   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MAGELANG- Werdi, mantan juru pugar Candi Borobudur, menyatakan bahwa candi berusia 1.200 tahun ini mengalami vandalisme berupa penempelan sekitar 3.000 bekas permen karet di permukaan batu candi, Minggu 11 Mei 2025.

Candi Borobudur menjadi korban vandalisme yang mengancam kelestarian candi ini diwartakan pada tanggal 11 Mei 2025 oleh BBC Indonesia melalui akun Instagram mereka.

“Saya mengelus dada. Ini sudah ditinggali oleh nenek moyang kita. Kita kan tinggal merawat saja, tapi kenapa malah ingin merusak,” kata Werdi, pensiunan Juru Pugar Borobudur, demikian ungkapnya seperti diunggah akun Instagram@bbcindonesia.

Bersama ratusan pekerja lain, Werdi ikut dalam pemugaran 1973-1983. Mereka menyempurnakan pemugaran pertama yang dilakukan oleh Belanda.

Kini, untuk mengurangi dampak kerusakan di candi, pemerintah membatasi jumlah kunjungan wisatawan ke candi. Hanya 150 orang diperbolehkan memasuki area candi setiap jam. Ini artinya 1.200 pengunjung per hari.

Selain itu, laporan dan tanggapan terkait masalah ini juga telah muncul sejak beberapa tahun sebelumnya, termasuk artikel-artikel tahun 2020 yang membahas dampak permen karet terhadap keindahan dan pelestarian Borobudur.

Noda permen karet tersebut tersebar di berbagai bagian candi, termasuk teras stupa dan lantai 7 hingga 10, yang sangat sulit dibersihkan karena sudah menempel bertahun-tahun dan memerlukan penggunaan pelarut kimia yang harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak batu candi.

Balai Konservasi Borobudur (BKB) terus melakukan pembersihan dan pengawasan untuk mengantisipasi aksi vandalisme ini, namun pengendalian perilaku pengunjung sangat sulit karena tidak mungkin memeriksa setiap pengunjung secara menyeluruh. Selain permen karet, vandalisme lain seperti corat-coret, memanjat, dan merokok di area candi juga menjadi ancaman bagi kelestarian situs warisan dunia ini.

Pernyataan mengenai adanya sekitar 3.000 bekas permen karet yang menempel di permukaan Candi Borobudur dan vandalisme yang mengancam kelestarian candi ini diwartakan pada tanggal 11 Mei 2025 oleh BBC Indonesia melalui akun Instagram mereka.

Selain itu, laporan dan tanggapan terkait masalah ini juga telah muncul sejak beberapa tahun sebelumnya, termasuk artikel-artikel tahun 2020 yang membahas dampak permen karet terhadap keindahan dan pelestarian Borobudur.

Bersama ratusan pekerja lain, Werdi ikut dalam pemugaran 1973-1983. Mereka menyempurnakan pemugaran pertama yang dilakukan oleh Belanda.

Kini, untuk mengurangi dampak kerusakan di candi, pemerintah membatasi jumlah kunjungan wisatawan ke candi. Hanya 150 orang diperbolehkan memasuki area candi setiap jam. Ini artinya 1.200 pengunjung per hari.

Akses ke stupa induk di puncak candi hanya diizinkan untuk keperluan pemujaan dan peribadatan bagi umat Buddha. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional