Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Bus Restu Tergelimpang di Tol KM 689 Jombang, Diduga Ban Pecah Satu Penumpang Tewas Belasan Orang Luka-luka

badge-check


					Kecelakaan tunggal bus umum PO Restu,  Kamis malam, sekitar pukul 202.50 mdi jalan tol Jombang KM 689, Ban pecah, bus terguling, melewati pembatasa tol. Satu korban jiwa belasan orang mengalami lujka berat dan ringan. Foto: Instagram@inisurabaya Perbesar

Kecelakaan tunggal bus umum PO Restu, Kamis malam, sekitar pukul 202.50 mdi jalan tol Jombang KM 689, Ban pecah, bus terguling, melewati pembatasa tol. Satu korban jiwa belasan orang mengalami lujka berat dan ringan. Foto: Instagram@inisurabaya

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Kamis malam, 2 April 2026, berubah mencekam di KM 689+500 Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Bus PO Restu bernomor polisi N 7088 UG, yang dikemudikan sopir Nuril, tiba-tiba oleng liar saat meluncur dari Madiun menuju Surabaya.

Diduga bus itu mengalami pecah ban belakang kanan menjadi pemicu bencana: kendaraan kehilangan kendali, menyusup ke median jalan, lalu terguling dramatis, melintang menghadang lajur berlawanan.

Bayangkan kekacauan itu—34 penumpang, termasuk sopir dan kondektur, berhamburan keluar. Beberapa tergeletak di bahu jalan dan parit median, dikelilingi kepanikan di bawah cahaya lampu tol yang redup.

Sekitar pukul 20.00-20.30 WIB, sirene ambulans memecah kesunyian malam. Puluhan tim medis dari RS terdekat, termasuk RSUD Jombang, berlomba-lomba evakuasi korban. Satu nyawa tak terselamatkan, sementara 11-15 orang lainnya mengalami luka berat.

Kepanikan penumpang pun pecah, dengan teriakan dan usaha menyelamatkan diri di tengah kabin yang gelap.

Michel berhasil selamat meski mengalami luka di wajah dan kehilangan barang bawaannya. Suasana mencekam masih teringat jelas di benak Michel Gilbert, penumpang bus Restu yang mengalami kecelakaan di ruas Tol Jombang-Mojokerto, Kamis (2/4/2026).

Pria asal Surabaya itu menjadi salah satu korban yang selamat dari insiden tergulingnya bus di KM 687, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, demikian mengutip insatgram@infoseputarjombang.

Dengan wajah masih menyisakan bayang-bayang kengerian, Michel menceritakan detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Saat itu, bus yang ia tumpangi melaju dengan kondisi penumpang penuh.

“Awalnya bus terasa oleng. Saya sempat berpikir mungkin sopir menghindari sesuatu. Tapi tiba-tiba langsung terguling,” ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com saat Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang.

Menurutnya, kejadian berlangsung begitu cepat. Dalam hitungan detik, kepanikan melanda seluruh penumpang saat badan bus terbalik.

Beberapa penumpang berteriak, sementara yang lain berusaha menyelamatkan diri di tengah kondisi gelap dan sempit di dalam kabin. “Terguling itu seperti menghindari sesuatu, jadi langsung terbalik gitu,” katanya.

Kronologi

  • Awal Perjalanan: Bus penuh sesak meninggalkan Madiun, melaju kencang di jalur cepat Tol Jomo.

  • Pecah Ban Fatal: Di KM 689+500 jalur A, ban belakang kanan meledak, bus oleng ke kanan.

  • Terguling ke Median: Kendaraan terperosok ke parit tengah, terguling, dan berhenti melintang—kecelakaan tunggal tanpa tabrakan lain.

  • Kepanikan di TKP: Penumpang terlempar, berhamburan di badan jalan dan median.

  • Respon Cepat: Polisi PJR Jatim 3, Jasa Marga, dan Astra Tol Jomo langsung olah TKP, atur lalu lintas, serta bantu evakuasi.

Arus mudik dari Jombang ke Surabaya tersendat berjam-jam akibat proses penanganan. Hingga kini, daftar lengkap nama 11 korban luka berat yang dirawat belum dirilis media mana pun.

Jasa Marga mengonfirmasi insiden di KM 689+500 sebagai kecelakaan tunggal, dengan tim mereka turun tangan penuh.

Kejadian ini jadi pengingat pahit: keselamatan di jalan tol tak boleh diremehkan, terutama di malam buta.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (56): Tak Usah Dibunuh, agar Bayar Pajak

13 September 2026 - 03:15 WIB

Empat Pria Bertopeng Bakar Warung Mie Babi Sukoharjo, Jodi Sutanto: Kami Siap Buka Kembali

13 September 2026 - 02:40 WIB

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

Trending di News