Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Bupati Warsubi Gembleng Siswa SR 8: Saya Yakin Kalian Dipilih oleh Rakyat Jombang

badge-check


					Hari pertama siswa-siswi Sekoalah Rakyat 8 Jombang memulai proses belajar mengajar. Bupati Jombang Warsubi pun langsung memberikn konseling berupa semangat kepada para siswa, Senin 14 Juli 2025 di sekolah  Jl. Drs. Moh. Hatta, Dusun Mancilan, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung pada Senin (14/7). Kolase: video@jombang_kab Perbesar

Hari pertama siswa-siswi Sekoalah Rakyat 8 Jombang memulai proses belajar mengajar. Bupati Jombang Warsubi pun langsung memberikn konseling berupa semangat kepada para siswa, Senin 14 Juli 2025 di sekolah Jl. Drs. Moh. Hatta, Dusun Mancilan, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung pada Senin (14/7). Kolase: video@jombang_kab

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDNONEWS.COM, JOMBANGKAB – Bupati Jombang, Warsubi, mengunjungi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) Menengah Pertama dan Menengah Atas Terintegrasi 8 Kabupaten Jombang di Jl. Drs. Moh. Hatta, Dusun Mancilan, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Senin, 14 Juli 2025.

Kunjungan ini menandai dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026, dengan harapan besar akan lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk Indonesia.

Dalam kunjungannya, Bupati Warsubi memastikan seluruh fasilitas, mulai dari asrama hingga ruang kelas, siap mendukung proses belajar mengajar. Orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini juga berbincang dengan para orang tua siswa yang tengah mengantar putra putrinya.

Para orang tua mengaku sangat senang dan bersyukur anaknnya dapat melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat dengan harapan dapat mewujudkan cita cita dan mengangkat derajat orang tua kelak.

Bupati Warsubi berharap para orang tua memberikan dukungan dan doa terbaik bagi putra-putri mereka agar mereka kerasan, tenang dan fokus menempuh pendidikan boarding school.

Tidak hanya itu, Bupati Warsubi juga memasuki setiap ruang kelas untuk menyampaikan pesan inspiratif kepada para siswa.

“Anakku sekalian yang saya cintai, siswa-siswi Sekolah Rakyat. Di hari yang baik ini, saya berdiri di hadapan kalian dengan penuh harapan dan keyakinan. Saya sangat yakin bahwa kalian, yang telah dipilih oleh rakyat Jombang, memiliki cita-cita besar,” ujar Bupati Warsubi.

Ia menambahkan bahwa dengan belajar giat dan sungguh-sungguh, impian-impian tersebut bisa terwujud, membuat orang tua bangga, dan membawa Jombang lebih maju.

Bupati Warsubi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan pendidikan layak dan berkualitas secara gratis. Hal ini merupakan upaya untuk memastikan tidak ada anak Jombang yang kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi.

Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan keimanan. “Dirikan salat, tekunlah mengaji, dan perbanyak doa. Dengan ilmu yang kalian dapatkan dan doa yang tidak pernah berhenti, insya Allah semua cita-cita akan terwujud,” pesannya.

Secara khusus, Bupati Warsubi menyoroti peran strategis Sekolah Rakyat dalam melahirkan calon pemimpin bangsa. Ia berharap para siswa kelak dapat mengisi berbagai posisi penting, mulai dari kepala desa, camat, bupati, gubernur, hingga menteri, bahkan presiden.

Visi ini sangat selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia unggul untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Kabupaten Jombang adalah salah satu dari 63 daerah yang terpilih dalam tahap awal program SR Terintegrasi se-Indonesia.

Keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 di Jombang merupakan buah perjuangan keras Pemerintah Kabupaten Jombang di bawah kepemimpinan Bupati Warsubi yang berkomitmen kuat untuk mewujudkan Sekolah Rakyat guna memutus mata rantai kemiskinan.

Kehadiran Bupati Jombang, Warsubi, didampingi oleh Wakil Bupati Salmanudin, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani juga Ibu Ema Erfina, Asisten 3 Syaiful Anwar dan Kepala OPD terkait.

Pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 8, para siswa mengisi registrasi, apel yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Purwanto MKP, di halaman depan Sekolah Rakyat, ditandai Penyematen Tanda Peserta (pemakaian kaos) secara simbolis oleh Pembina Apel.

Kemudian dilanjutkan dengan mengikuti pembukaan MPLS secara serentak yang dipimpin oleh Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf. Selanjutnya para siswa juga mengikuti Pelaksanaan PKG (Pemeriksaan Kesehatan Gratis), dilanjutkan Sholat Berjama’ah, pelaksanaan Makan Terpimpin, Orientasi Lingkungan Eksplorasi Fasilitas Sekolah Rakyat, Pengenalan Asrama, Penguatan Keagamaan Penguatan Karakter, dan kegiatan lainnya yang sudah terjadwal. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di News