Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

BPBD Jombang Raih Juara I Resilient Marathon dan Penanggulangan Bencana Jatim 2026

badge-check


					BPBD Jombang di tengah suasana serba terbatas, akan tetapi tetap mengukir prestasi besar, tampil sebagai juara I dalam lomba dan kompetisi Resilient Marathon dan Penanggulangan Kebencanaan Jatim 2026. Kalaksa BKBD Jombang, (Kiri) Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, S.STP., M.Si, menerima piagam penghargaan sebagai Juara I Jawa Timur, di Pacitan, 20-24 Juli 2026. Foto: ist Perbesar

BPBD Jombang di tengah suasana serba terbatas, akan tetapi tetap mengukir prestasi besar, tampil sebagai juara I dalam lomba dan kompetisi Resilient Marathon dan Penanggulangan Kebencanaan Jatim 2026. Kalaksa BKBD Jombang, (Kiri) Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, S.STP., M.Si, menerima piagam penghargaan sebagai Juara I Jawa Timur, di Pacitan, 20-24 Juli 2026. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PACITAN– Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang berhasil menempati peringkat pertama kategori Resilient Marathon dalam ajang Gelar Peralatan dan Kompetensi Penanggulangan Bencana Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Pacitan,  pada 20 hingga 24 Juli 2026 ini diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur untuk menguji kesiapan, keterampilan, dan profesionalisme petugas penanggulangan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, S.STP., M.Si., menyampaikan capaian ini sebagai buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta kekompakan seluruh anggota tim.

“Alhamdulillah, prestasi ini diraih berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Jombang, pimpinan daerah, serta doa dan dukungan dari seluruh rekan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah,” ujar Wiku dalam laporan resminya kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan Asisten I Setdakab Jombang.

Kompetisi Resilient Marathon menguji kemampuan menyeluruh tim dalam empat unsur utama:

  • Pengelolaan posko penanggulangan bencana (Keposkoan)
  • Penyelamatan di air (Water Rescue),
  • Penanganan medis pertama (Medical First Responder)
  • Serta kajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna).

Tim Jombang unggul dalam ketepatan prosedur, kecepatan penanganan, keselamatan kerja, dan kelengkapan administrasi serta analisis situasi yang disajikan.

Wiku menambahkan penghargaan ini bukan sekadar kemenangan perlombaan, melainkan tolok ukur kesiapan nyata saat bencana benar-benar terjadi.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat. Keahlian yang diasah hari ini akan menjadi bekal berharga saat kami turun langsung melayani warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Prestasi ini disambut apresiasi tinggi oleh Pemerintah Kabupaten Jombang. Bupati Jombang mengapresiasi semangat dan dedikasi tim yang mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

“Ini bukti bahwa dengan kerja sama, disiplin, dan niat tulus melayani, kita mampu bersaing dan menjadi yang terbaik. Semoga kemampuan ini terus terjaga dan ditingkatkan demi keselamatan warga Jombang,” ujarnya.

Dari sisi penyelenggara, Kepala BPBD Provinsi Jawa Timur menilai persaingan tahun ini sangat ketat dengan peningkatan kemampuan peserta yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Peringkat pertama diraih Jombang, disusul Jember di urutan kedua dan Nganjuk di posisi ketiga.

Kegiatan Gelar Peralatan Tahun 2026 mengusung tema “Beyond Resilience: Membangun Kesiapan Menghadapi Ancaman Bencana yang Kompleks”.

Selain kompetensi teknis, ajang ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman, standarisasi prosedur, dan pemutakhiran pengetahuan bagi seluruh petugas penanggulangan bencana se-Jawa Timur.

Bagi BPBD Jombang, kemenangan ini menjadi tanggung jawab sekaligus penyemangat untuk terus mematangkan sistem peringatan dini, pelatihan rutin, serta kerja sama lintas sektor dan masyarakat.

“Kami tidak berpuas diri, melainkan berkomitmen memelihara dan meningkatkan standar pelayanan kami agar lebih cepat, tepat, dan menyeluruh dalam melindungi segenap masyarakat Jombang dari risiko bencana,” pungkas Wiku.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kas KPRI Jombang Kosong, Aan Anshori Desak Bupati Warsubi Lindungi ASN Anggota Koperasi

25 Juli 2026 - 11:39 WIB

Tim Tabur Meringkus Asep Jamaluddin Saat Transaksi di BCA Jakarta, Penipuam Umrah dan Haji Rp15 M di Pontianak

25 Juli 2026 - 10:07 WIB

Sutrisno Bersyukur Seluruh Pekerja Selamat, Pabrik Pakan Ternak di Mojowarno Ludes Kerugian Rp600 Juta

25 Juli 2026 - 06:24 WIB

Libur Sekolah 2026, Solo dan Malang Tujuan Favorit Baru Wisata

24 Juli 2026 - 20:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (40): Dracula Isap 650 Darah Gadis Belia

24 Juli 2026 - 19:01 WIB

Jamwas Rudi Margono Ancam Hadirkan Paksa Febrie Adriansyah jika Mangkir Lagi

24 Juli 2026 - 18:35 WIB

Perkuat Sinergitas, Empat Pilar Peradilan Pidana Jombang Gelar Olahraga Bersama

24 Juli 2026 - 17:31 WIB

Dea Arronoya Aksi Flexing, Ayahnya Dokter Nevirizal Ajukan Mundur dari Jabatan Asisten Bupati Gayo Lues

24 Juli 2026 - 16:40 WIB

Limbah Tahu Jogoroto Buat Mual Warga dan Ponpes Darul Ulum: Belum Ada Dana Bangun IPAL

24 Juli 2026 - 15:30 WIB

Trending di News