Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Bocah Indonesia Umur 5 Tahun Diserang Pria Bersenjata di Singapura

badge-check


					Kolase foto peristiwa penyerangan bocah Indonesia berusia 5 tahun yang dianiaya menggunakan botol minuman. Pelaku juga menyimpan pisau di dalam tas. (Mothership/DOK) Perbesar

Kolase foto peristiwa penyerangan bocah Indonesia berusia 5 tahun yang dianiaya menggunakan botol minuman. Pelaku juga menyimpan pisau di dalam tas. (Mothership/DOK)

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Insiden mengejutkan menimpa seorang bocah Indonesia berusia lima tahun saat tengah berlibur bersama keluarganya di Singapura. Bukannya membawa kebahagiaan, perjalanan wisata mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika anak tersebut diserang secara brutal oleh seorang pria asing bersenjata.

Kejadian terjadi pada Jumat, 20 Juni 2025, ketika keluarga Winda, pasangan asal Indonesia, sedang duduk santai di area luar kafe % Arabica Singapore di Arab Street, menunggu waktu salat Jumat di Masjid Sultan. Tanpa peringatan, seorang pria mendekat dan menghantam kepala bocah Indonesia itu dari belakang menggunakan botol anggur.

“Semua terjadi dalam sekejap,” ujar Winda kepada media lokal Mothership, Senin (23/6/2025).

Sang anak langsung menangis histeris dan muntah akibat pukulan keras tersebut. Suami Winda dengan sigap mendorong pelaku menjauh demi melindungi anak-anak mereka dari bahaya lebih lanjut.

Para pejalan kaki yang menyaksikan kejadian itu langsung membantu menghubungi polisi dan ambulans. Sementara staf kafe dengan cepat membawa keluarga Winda masuk ke dalam ruangan untuk mengamankan mereka dari potensi serangan lanjutan. Yang lebih mengerikan, menurut Winda, pria tersebut juga membawa pisau di dalam tasnya.

“Dia sempat mencoba mengeluarkan pisaunya dari tas,” ucap Winda dengan suara bergetar.

Winda dan keluarga mengaku syok dengan peristiwa tersebut. Ia dan anaknya yang jadi korban penganiayaan seharusnya kembali ke tanah air bersama keluarganya pada 22 Juni 2025. Namun insiden yang traumatis itu membuat mereka terguncang secara emosional.

“Sulit sekali bagi kami menerima kejadian ini. Kami percaya Singapura adalah negara yang aman. Tapi ini menyangkut nyawa anak saya,” ucapnya.

Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura langsung bergerak cepat memberikan bantuan kepada keluarga tersebut. “Kami sangat bersyukur atas dukungan dari KBRI,” kata Winda.

Terkait kejadian ini, Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) menyatakan menerima laporan insiden di lokasi kejadian sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Namun, menurut mereka, ambulans tidak jadi digunakan.

Pelaku kemudian didakwa di pengadilan pada 21 Juni atas kepemilikan senjata tajam berupa pisau dapur di tempat umum. Selain itu, ia juga dilaporkan telah melanggar undang-undang imigrasi karena masa izin kunjungannya telah habis.

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama wisatawan asal Indonesia, untuk tetap waspada bahkan di negara yang dikenal aman seperti Singapura. Keluarga bocah Indonesia yang menjadi korban berharap pelaku mendapat hukuman setimpal dan kejadian serupa tidak terulang kembali.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

351 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Keracunan MBG: 6 Rawat Inap 19 Kondisi Memburuk Dirujuk ke RSUD

23 September 2026 - 23:02 WIB

Siap Dibawa ke Ranah Hukum, Gus Ipul: Fitnah Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar 35 NU di Jombang

23 September 2026 - 22:25 WIB

244 Anak Siswa PAUD/ TK Kecamatan Bawang Batang Dibawa ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Masakan MBG

23 September 2026 - 21:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (60): Manifesto Komunis Lahirkan Kaum Bolshevik

23 September 2026 - 21:07 WIB

KPK Geledah Kantor ATR/ BTN Mojokerto, Operasi Kelima setelah Bogor

23 September 2026 - 20:40 WIB

Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Hakim Jatuhkan Vonis Hukuman Mati kepada Agus Sulaiman Pembunuh Adik Ipar

23 September 2026 - 15:40 WIB

Puluhan Ibu dan Anak Diangkut ke RSUD Kalisari, Diduga Keracunan PMT dari Posyandu Rawabelang Batang

23 September 2026 - 00:21 WIB

Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang, Holi Menguber dan Tabrak Pencuri Motor Miliknya Hingga Tewas di Ranuyoso

22 September 2026 - 20:34 WIB

Pejabat, Jenderal TNI dan Ulama Dalam Kasus TPPU Rp237 M, Gus Yazid Cabut BAP atas Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 14:50 WIB

Trending di News