Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Bikin Resah! Konten Asusila Editan, Korbannya Siswa SMAN 11 Semarang

badge-check


					Chiko Radityatama Agung Putra, Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP). Instagram@sman11semarang.official Perbesar

Chiko Radityatama Agung Putra, Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP). [email protected]

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SEMARANG – Di lingkungan SMAN 11 Semarang sesaat menjadi gaduh, usai muncul video permintaan maaf dari Chiko Radityatama Agung Putra, Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP).

Chiko mengaku mengedit foto siswa menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sebelumnya, unggahan video asusila bertajuk “Skandal Smanse” menyebar luas di media sosial dan menimbulkan keresahan di kalangan siswa, guru, dan orang tua.

Situasi semakin memanas ketika diketahui pelaku adalah alumnus sekolah tersebut yang orang tuanya seorang anggota kepolisian.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional tanpa intervensi.

“Penyidik punya pertimbangan tertentu dalam proses ini karena berkaitan dengan masalah anak dan kontennya,” ujar Artanto di Semarang, Kamis, (23/10/2025)

Artanto memastikan status ayah pelaku yang merupakan anggota Polres Semarang tidak akan mempengaruhi jalannya penyelidikan.

“Iya benar anggota polisi, tugasnya di Polres Semarang. Kasus ini akan kami tangani secara transparan dan profesional. Percayakan kepada Polri,” imbuh Artanto.

Polda Jateng juga telah mengundang berbagai pihak terkait untuk klarifikasi, termasuk pihak sekolah, korban, dan pelaku.

“Kasus ini masih berproses di Direktorat Reserse Siber. Kami pastikan penyidik bekerja hati-hati dan mengedepankan perlindungan anak,” tambah Artanto.

Kasus ini muncul ke publik setelah video permintaan maaf Chiko diunggah melalui akun Instagram resmi sekolah, @sman11semarang, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Dalam video itu, Chiko mengakui bahwa foto dan video yang beredar adalah hasil editan berbasis AI, bukan kejadian nyata.

“Pembuatan video dengan judul ‘Skandal Smanse’, baik foto maupun video, itu tidak benar-benar ada. Namun, hanya editan belaka dengan aplikasi AI,” ujar Chiko.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada kepala sekolah, guru, serta seluruh siswa SMAN 11 Semarang atas perbuatannya.

“Saya ingin meminta permohonan maaf atas perbuatan saya, di mana saya telah mengedit dan mengunggah foto maupun video teman-teman tanpa izin,” tukas Chiko.

Ratusan siswa sempat menggelar aksi damai di halaman sekolah. Mereka membawa spanduk bertuliskan Kami Butuh Keadilan dan Korban Butuh Perlindungan.

“Keadilan! Keadilan!” teriak para siswa dalam aksi di halaman sekolah SMAN 11 Semarang, pada Senin, 20 Oktober 2025.

Aksi ini bahkan dihadiri oleh Kepala DP3AP2KB Jawa Tengah, Emma Rachmawati, yang sebelumnya menjadi pembina upacara.

“Kami meminta mediasi di ruangan terbuka maupun tertutup dengan kepala sekolah dan kami sebagai saksi. Kami tidak akan anarkis,” ujar salah satu orator.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berprestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Trending di Nasional