Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Bercanda dengan Adik, Remaja Putri 12 Tahun Mengadang Lokomotif di Candi Sidoarjo

badge-check


					Aksi mempertaruhkan nyawa, terjadi di jalur kereta api Sidoarjo menuju Mojokerto. tepatnya di di KM 31+½, Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, dan diketahui melibatkan kakak beradik berusia sekitar 12 tahun, melakukan pengadangan sebuah lokomotif yang sedang berjalan,   26 Desember 2025 sekitar pukul 17.20 WIB . Instagram@relafans.daop8 Perbesar

Aksi mempertaruhkan nyawa, terjadi di jalur kereta api Sidoarjo menuju Mojokerto. tepatnya di di KM 31+½, Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, dan diketahui melibatkan kakak beradik berusia sekitar 12 tahun, melakukan pengadangan sebuah lokomotif yang sedang berjalan, 26 Desember 2025 sekitar pukul 17.20 WIB . [email protected]

Penulis: Sri Muryanto   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SUDOARJO- Sungguh membuat jantung copot, saat dua bocah remaja putri mempertontonkan adegan luar biasa.  Dalam sebuah video berdurasi 25 detik,  salah satu anak berlari ke rel, padaa saat sekitar 15 meter sambil mengangkat tangan (bergaya menyetop) laju lokomotif  di KM 31+½, Desa Durungbedug, Kecamatan Candi.

Tedrengar peluait keras, bocah itu tampak ceria-ceria saja ia berlari kembali ke tepi rel. Beruntung dalam kejadian itu, tidak terjadi malapetakan.​

Peristiwa terjadi pukul 17.20 WIB saat kereta melaju dari Sidoarjo ke Mojokerto. Kedua anak, kakak beradik berusia sekitar 12 tahun, bertindak karena iseng tanpa memahami risiko fatal.

Dua bocah perempuan di Sidoarjo melakukan aksi berbahaya dengan menghadang kereta api pada 26 Desember 2025.

PT KAI Daop 8 Surabaya dan kepolisian memilih pendekatan persuasif, tidak menjadikannya kasus hukum. Orang tua meminta maaf secara lisan dan berjanji mencegah pengulangan. Demikian unggah [email protected] yang viral di medsos.

Upaya Pencegahan

KAI memberikan edukasi keselamatan kepada keluarga dan warga sekitar rel. Imbauan pengawasan orang tua ditekankan untuk hindari aktivitas berbahaya di jalur kereta.

Anak-anak bermain di dekat rel kereta di Sidoarjo disebabkan utamanya oleh rasa iseng karena usia masih di bawah umur. Kurangnya pengawasan orang tua menjadi faktor pendukung utama di lokasi tersebut.

PT KAI menyimpulkan aksi dua bocah berusia sekitar 12 tahun itu murni iseng tanpa pemahaman risiko fatal. Mereka belum menyadari bahaya mendadaknya kereta api yang sulit dihentikan.

Kurang pengawasan dewasa memungkinkan anak bermain di jalur rel yang seharusnya terlarang. Lokasi di Desa Durungbedug, Candi, dekat pemukiman membuat akses rel mudah bagi anak-anak setempat.

KAI Daop 8 Surabaya memberikan edukasi langsung kepada keluarga dan warga. Imbauan pengawasan orang tua ditingkatkan untuk cegah kejadian serupa di sekitar rel.

Untuk mengatasi kejadian itu, Manajer Humas Daops 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, pun kemudian mendatan​gi rumah terduga remaja putri itu. Orang mereka mengakui bahwa perbuatan anaknya memang tidak patut, dan berjanji untuk menasihati dan menjaga. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional