Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Bakesbangpol Sosialisasi Pencegahan Konflik dan Cipta Keamanan di Jombang

badge-check


					Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jombang menggelar kegiatan “Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial Dalam Rangka Penciptaan Kondusifitas Daerah Kabupaten Jombang”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Megaluh. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jombang menggelar kegiatan “Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial Dalam Rangka Penciptaan Kondusifitas Daerah Kabupaten Jombang”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Megaluh. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jombang menyelenggarakan sebuah kegiatan penting bertajuk “Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial Dalam Rangka Penciptaan Kondusifitas Daerah Kabupaten Jombang”.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Megaluh, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat harmoni sosial dan mencegah konflik yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah tersebut.
Sosialisasi ini bertujuan untuk menyebarkan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga perdamaian dan mengatasi potensi konflik secara dini.

Acara ini resmi dibuka oleh Bapak Budi Winarno, S.T., M.Si., selaku Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang, dengan sambutan yang penuh antusiasme dan semangat.

Dalam sambutannya, Budi menegaskan bahwa kerukunan dan kedamaian adalah fondasi utama dalam pembangunan daerah. Selain itu, beliau mengingatkan bahwa sinergi yang solid antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjaga kondusifitas daerah yang harmonis dan damai.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing. Bapak Hadi Atmaji, S. Ag., selaku Ketua DPRD Kabupaten Jombang, hadir dengan pandangan yang luas mengenai politik dan peran legislatif dalam menjaga stabilitas sosial.

Sementara itu, Dr. Muhammad Farid, M.Si dari Universitas Darul Ulum, memberikan wawasan akademik dan pemikiran strategis terkait upaya mencegah konflik sosial melalui pendekatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Selama berlangsung, suasana acara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Peserta yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, aparat pemerintahan tingkat kecamatan dan desa, serta unsur masyarakat umum, aktif mengikuti sesi diskusi yang diadakan.

Kegiatan ini menyediakan ruang terbuka untuk berbagi pandangan, pengalaman, dan solusi terkait upaya menjaga keharmonisan di lingkungan mereka masing-masing.

Peserta merasa termotivasi dan mendapatkan insight baru tentang pentingnya komunikasi yang efektif dan saling pengertian dalam mencegah munculnya konflik.

Dalam sesi diskusi, banyak peserta yang mengungkapkan berbagai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari, mulai dari perbedaan budaya, agama, hingga isu ekonomi yang memicu ketegangan.

Melalui dialog yang konstruktif dan saling mendukung, diharapkan kerukunan masyarakat di Jombang semakin diperkuat dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan Jombang yang kondusif, aman, dan damai.

Melalui langkah-langkah konkret yang telah disepakati bersama pada akhir sesi, seperti peningkatan patroli keamanan, program pendidikan toleransi, dan pengembangan kegiatan masyarakat yang inklusif, diharapkan konflik sosial dapat dicegah dan penyelesaiannya menjadi lebih mudah dan cepat.

Dalam penutup acara, Bapak Budi Winarno menegaskan kembali komitmen Bakesbangpol dan seluruh unsur terkait untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dan preventif dalam menjaga harmoni sosial.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang mempromosikan kedamaian dan kebersamaan.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi luas dari peserta dan masyarakat sekitar, dan diharapkan menjadi langkah awal yang konsisten dalam membangun Kabupaten Jombang yang maju, sejahtera, dan harmonis. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di News