Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Ada 6000 Janda Baru di Surabaya 2025, Gegara Pinjol

badge-check


					Ada 6000 Janda Baru di Surabaya 2025, Gegara Pinjol Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Kasus perceraian di Kota Surabaya melonjak tajam selama tahun 2025. Pengadilan Agama (PA) Surabaya melaporkan telah menerima 6.080 laporan perceraian dalam setahun terakhir.

Istri Lebih Banyak Menggugat

Tren menunjukkan bahwa pihak perempuan jauh lebih banyak memulai proses pemisahan. Tercatat ada 4.469 kasus cerai gugat dari istri, sementara suami yang mengajukan cerai talak hanya 1.611 perkara.

Jika melihat data tahun 2024, angka gugatan perempuan naik 9,3 persen, sedangkan permohonan dari laki-laki hanya meningkat 3,5 persen.

Hampir seluruh berkas yang masuk (sekitar 95 persen) berakhir dengan putusan cerai. Kebanyakan dari mereka adalah pasangan muda di rentang usia 30 sampai 40 tahun.

Tekanan Ekonomi dan Pinjaman Online
Sulitnya kondisi finansial menjadi alasan paling kuat di balik keretakan rumah tangga. Masalah nafkah, suami yang tidak punya pekerjaan, hingga penghasilan rendah di bawah Rp2 juta per bulan memicu keributan yang sulit didamaikan.

Tekanan ini semakin berat karena masalah pinjaman online (pinjol). Diperkirakan 25 hingga 30 persen kasus cerai yang berlatar belakang ekonomi berawal dari beban utang digital tersebut.

Isu Perselingkuhan hingga KDRT

Di luar urusan uang, kehadiran orang ketiga menjadi pemicu kedua yang paling sering muncul. Faktor lain yang menyusul adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), konflik yang tidak kunjung usai, serta pasangan yang mengabaikan tanggung jawabnya.

Kematangan mental yang kurang pada pasangan muda juga membuat mereka lebih mudah menyerah pada pernikahan. Sering kali, pihak keluarga ikut mendukung keputusan istri untuk bercerai demi menyelamatkan mereka dari penderitaan yang berlarut-larut.

Penjelasan dari Pihak Berwenang

Humas Pengadilan Agama Surabaya, Abdul Mustofa, menjelaskan bahwa tren sepanjang 2025 memang menunjukkan dominasi gugatan dari pihak istri karena masalah biaya hidup.

“Faktornya yang pertama terkait ekonomi. Mungkin karena perekonomian kita belakangan merosot ya. Sehingga banyak merasa tidak dinafkahi, pekerjaan susah, terus mereka banyak mengajukan perceraian,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa kelompok milenial adalah yang paling banyak berurusan dengan meja hijau terkait masalah rumah tangga ini.

Proses Setelah Putusan

Bagi pasangan yang telah resmi berpisah secara hukum, langkah selanjutnya adalah mengurus administrasi di Disdukcapil Surabaya. Warga perlu mendaftarkan akta cerai melalui sistem KLAMPID untuk validasi data hingga nantinya diterbitkan akta cerai resmi yang sah secara negara.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Beroperasi Pakai Ambulans, Petugas Satpol PP Tangkap Pencuri Bangku di Taman Mundu Surabaya

9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Diduga Praktek Mafia Hukum, Istri Cari Keadilan Tiba-tiba Jadi Pengaju Gugatan Cerai di PA Karawang

9 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Trending di News