Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Minta Kurangi Perjalanan Dinas Selama 5 Tahun, dan Penjelasan Prabowo Sering ke Luar Negeri

badge-check


					Minta Kurangi Perjalanan Dinas Selama 5 Tahun, dan Penjelasan Prabowo Sering ke Luar Negeri Perbesar

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

Surabaya- Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat mengurangi perjalanan dinas, terutama ke luar negeri. Ia menegaskan bahwa mereka yang tidak patuh akan berhadapan dengan rakyat.

“Kau boleh melawan Prabowo, tapi nanti kau lawan emak-emak itu semua. Bandel, dablek. Nggak usah ke luar negeri, lima tahun kalau perlu,” ujarnya saat membuka Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya, Senin (10/2).

Prabowo menekankan pentingnya penghematan dan penghapusan pengeluaran tak perlu, terutama yang berpotensi menjadi celah korupsi. “Saya ingin pengeluaran yang mubazir dihentikan, termasuk yang hanya alasan untuk nyolong,” katanya.

Salah satu prioritasnya adalah perbaikan sekolah. Saat ini, Indonesia memiliki 330.000 sekolah, namun anggaran hanya cukup memperbaiki 20.000 sekolah per tahun.

Instruksi Penghematan Anggaran

Prabowo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 untuk menghemat anggaran kementerian/lembaga sebesar Rp 306,7 triliun. Dana ini akan dialihkan ke program prioritas, termasuk makan bergizi gratis untuk anak-anak dan ibu hamil.

Sebagai bagian dari penghematan, ia meminta semua kementerian dan lembaga mengurangi perjalanan dinas, termasuk ke luar negeri.

Namun, sejak dilantik 20 Oktober 2024, Prabowo sendiri telah beberapa kali melakukan kunjungan luar negeri, termasuk ke China, AS, Singapura, India, dan Malaysia.

Menanggapi hal ini, Prabowo menjelaskan bahwa kunjungannya berbeda karena merupakan undangan resmi dari negara-negara penting.

“Loh Presiden Prabowo sering ke luar negeri? Saya diundang sebagai kepala negara dalam konferensi penting oleh negara penting,” tegas Prabowo

“Saya mewakili bangsa untuk mengamankan kepentingan nasional,” Imbuhnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Setelah Sidoarjo, Keracunan MBG Terjadi Nganjuk: 53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Dibawa ke Rumah Sakit

2 September 2026 - 21:00 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:09 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:27 WIB

Keracunan MBG Sidoarjo: 566 Santri/ Siswa Dirawat dari 19 Pondok dan Sekolah

2 September 2026 - 14:57 WIB

Trending di News