Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Teguh Narotomo Membuka Pesta Andum Apokat di Bumi Wonosalam, 2025 Buah Apokat Dibagikan Gratis

badge-check


					Sebanyak 2025 buah apokat disusun mirip tumpeng menjulang tinggi, diarak dan dipamerkan di olahraga desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang, Minggu, 2 Februari 2025. Foto: jombangfkab.goid Perbesar

Sebanyak 2025 buah apokat disusun mirip tumpeng menjulang tinggi, diarak dan dipamerkan di olahraga desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang, Minggu, 2 Februari 2025. Foto: jombangfkab.goid

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Warga masyarakat tumpah ruang menghadiri acara tahunan ‘Andum Apokat’, warga Jombang yang dipusatkan di lapangan olahraga desa Sambirejo, Wonosalam,  Minggu, 2 Februari 2025.

Aacra ini merupakan tradisi unik sebagai ucapan syukur atas panen apokat di wilayah Wonosalam. Acara yang tertata rapi itu dihadiri  Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo didampingi Ny. Irnie Victorynie Teguh Narutomo, beserta dan  Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, Camat Wonosalam dan Forkopimcam, kepala desa Sambirejo, serta tokoh masyarakat dan petani setempat.

Mengawali kata sambutan sambutan pembukaan, Teguh Narutomo mengajak masyarakat berdoa bersama keselamatan warga dalam mengatasi  bencana yang belakangan banyak menimpa kabupaten Jombang.

Selebihnya, Pj Bupati itu memberikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya acara ini sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki hasil panen apokat.

“Andum Apokat ini adalah kegiatan yang sangat positif, sebagai bentuk rasa syukur dan sedekah dari para petani dan masyarakat Wonosalam atas hasil panen yang melimpah,” ujar Pj Bupati Jombang.

Pj Bupati Teguh Narutomo beserta istri mencicipi apokat khas dari desa Sambirejo, yang terkenal memiliki tekstur lembut, rasa manis, daging tebal. Foto: jombangkab.go.id

Keunikan acara ini terletak pada jumlah apokat yang dibagikan, selalu disesuaikan dengan tahun penyelenggaraan. Tahun ini, sebanyak 2025 buah apokat segar dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir.

Selain itu, acara dimeriahkan dengan kirab hasil bumi yang diikuti oleh 13 RT di desa Sambirejo, menampilkan kekayaan dan keragaman hasil pertanian Wonosalam. Daerah ini Wonosalam memang terkenal sebagai penghasil  durian, namun potensi pertanian lainnya juga tak kalah melimpah, seperti apokat, kopi, cengkih, salak, nangka, dan rambutan.

Data tahun 2024 mencatat populasi pohon apokat di Kabupaten Jombang mencapai 49.279 pohon, dengan 87 % di antaranya berada di Wonosalam. Februari menjadi puncak panen alpukat, sehingga acara ini menjadi momentum yang tepat untuk merayakan dan mempromosikan potensi pertanian daerah.

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian juga memberikan dukungan nyata dengan membagikan 100 bibit alpukat kepada petani Sambirejo. Langkah ini diharapkan dapat terus mengembangkan alpukat sebagai komoditas unggulan desa.

“Kami akan terus mendukung upaya pelestarian dan pengembangan alpukat varietas unggul Wonosalam, seperti varietas Gobang 01 yang sudah terdaftar di Kementerian Pertanian,” tegas Pj Bupati Jombang.

Tak lupa, Pj Bupati Jombang mengajak seluruh masyarakat untuk mempromosikan event tahunan asli Wonosalam ini. “Saya berharap masyarakat viralkan acara ini. Sampaikan di bumi Wonosalam ada acara ini, yang bisa ditonton dan dinikmati seluruh dunia,” jelasnya.

Andum Apokat bukan hanya sekadar perayaan panen, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar petani, memperkuat solidaritas masyarakat, serta mempromosikan potensi wisata Wonosalam. Diharapkan, semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan hasil pertanian Wonosalam.

Pj Bupati Teguh Narutomo menyerahkan 100 bibit apokat unggul kepada petani Sambireja, melengkapi acara Andum Apokat, Minggu 2 Februari 2025. Foto: jombangkab.go.id

Sebagai informasi, kurang lebih 12 tumpeng berisi kekayaan alam Wonosalam dikirab dalam event Andum Apokat ini. Tumpeng tersebut berisikan alpukat dan hasil bumi khas Wonosalam seperti salak, rambutan, pisang, dan lain sebagainya. Untuk menarik perhatian pengunjung, peserta kirab menyusun tumpeng dalam beraneka bentuk seperti naga, kapal, sosok petani dan lain sebagainya.

Di tengah lapangan Desa Sambirejo terdapat gunungan dari alpukat setinggi kurang lebih 10 meter. Tumpeng dan gunungan tersebut dibagikan secara gratis kepada seluruh pengunjung.

Pj Bupati Jombang berkesempatan mencicipi langsung alpukat khas Desa Sambirejo ini. Alpukat ini memiliki tekstur yang lembut, rasa yang manis, serta daging yang tebal.

Dalam acara tersebut Pj Bupati Teuhdi juga menyerahkan bibit alpukat secara simbolis kepada kelompok tani. Harapannya, bibit ini dapat menambah ragam varietas alpukat di Wonosalam.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Harga BBM Pertamax Diramal Naik Rp300—Rp550 pada September 2026

31 Agustus 2026 - 19:05 WIB

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Trending di News