Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Rahasia setelah 60 Tahun, Presiden Trump Perintahkan Buka File Penembakan Kennedy dan Luther King

badge-check


					Ungkap rahasia 60 tahun silam, Presiden Donald Trump perintahkan untuk membuka file rahasisa kasus penemabakan Kennedy dan Luther King. Instagram@unxplnd Perbesar

Ungkap rahasia 60 tahun silam, Presiden Donald Trump perintahkan untuk membuka file rahasisa kasus penemabakan Kennedy dan Luther King. Instagram@unxplnd

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, WAHSINGTON DC– Kamis waktu Amerika Serikat, 23 Januari 2025,  Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mengharuskan pengungkapan dokumen rahasia terkait pembunuhan Presiden John F. Kennedy, Robert F. Kennedy, dan Martin Luther King Jr.

Perintah ini bertujuan untuk merilis semua catatan yang berkaitan dengan kasus-kasus tersebut tanpa penyuntingan, yang sebelumnya telah ditahan oleh pemerintah atas alasan keamanan nasional

Trump menyatakan bahwa pengungkapan ini adalah “kepentingan nasional” dan menekankan bahwa banyak orang telah menunggu selama bertahun-tahun untuk informasi ini.
Ia juga menyebutkan bahwa “semuanya akan terungkap” saat menandatangani perintah tersebut di Gedung Putih
 Sebelumnya, banyak dokumen terkait pembunuhan Kennedy telah dirilis, tetapi ribuan catatan masih ditahan. Pada Desember 2022, dilaporkan bahwa sekitar 97% dari total lima juta halaman dokumen terkait Kennedy telah dipublikasikan.
Komisi Warren, yang menyelidiki pembunuhan Kennedy, menetapkan bahwa penembakan tersebut dilakukan oleh Lee Harvey Oswald yang bertindak sendiri, namun spekulasi mengenai konspirasi lainnya tetap ada dan terus berkembang seiring dengan lambatnya pengungkapan dokumen-dokumen tersebut.
Penembakan Kennedy dan Luther King
John F. Kennedy, Presiden ke-35 Amerika Serikat, dibunuh pada 22 November 1963. Insiden tersebut terjadi di Dealey Plaza, Dallas, Texas, saat Kennedy sedang berkendara dalam iring-iringan mobil kepresidenan.
Pada pukul 12.30 p.m. CST, ia ditembak oleh Lee Harvey Oswald dari dekat Texas School Book Depository. Kennedy dinyatakan tewas sekitar 30 menit setelah penembakan, pada pukul 1.00 p.m. di Rumah Sakit Parkland Memorial.
Sedangkan kasus penembakan Martin Luther King Jr. terjadi pada 4 April 1968. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 6:01 sore waktu setempat di balkon Motel Lorraine di Memphis, Tennessee.
Setelah terkena tembakan, King dilarikan ke Rumah Sakit St. Joseph, tetapi dinyatakan meninggal dunia pada pukul 7:05 malam. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Reskrim Polres Jombang Mulai Selidiki KPRI Sejahtera, Kasus Dana Rp124 Miliar Tidak Cair

30 Juli 2026 - 19:00 WIB

Pemkab Jombang Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat 1 Ajaran 2026/2027

30 Juli 2026 - 18:00 WIB

KAIST Korsel Temukan ‘Sakelar Genetik’ Pengubah Sel Kanker Jadi Sel Normal

30 Juli 2026 - 16:43 WIB

Zoom Meeting Wabub Salmanudin dengan OJK, Penilaian Awal TPAKD Award 2025

29 Juli 2026 - 20:44 WIB

Peringatan Harganas 33, Bupati Warsubi dan Istri Peroleh Penghargaan dari Kementrian KPPK/ BKKBN

29 Juli 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (42): Boudicca Bantai Orang Romawi di Tiang Gantungan

29 Juli 2026 - 19:43 WIB

BPK Jatim Temukan Angka Rp554 Juta Bansos Masuk Kantong Pejabat Dispendik Jember

29 Juli 2026 - 16:02 WIB

Kejati Jatim Menahan Satu Lagi Pejabat ESDM, Kasus Pungli Perizinan Barang Bukti Rp14 Miliar Lebih

29 Juli 2026 - 14:17 WIB

Vonis Judol Jaka Purnama Inkracht, Kejaksaan Serahkan Uang TPPU Rp9,05 M ke Kas Negara

29 Juli 2026 - 11:10 WIB

Trending di News