Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Mengejutkan Cukai Rokok dari Madura 2024 Rp 1,1 Triliun, Anggota DPRD RI Dorong Bikin Cerutu

badge-check


					Pemkab Pamekasan melakukan pendataan dan verifikasi jumlah perusahaan rokok yang ada di wilayahnya. Foto: Kominfo Pamekasan Perbesar

Pemkab Pamekasan melakukan pendataan dan verifikasi jumlah perusahaan rokok yang ada di wilayahnya. Foto: Kominfo Pamekasan

Penulis: Syaifuddin | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MADURA- Anggota Komisi VII DPR RI, Eric Hermawan mendorong para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) industri rokok di Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk melakukan ekspor agar ada penambahan nilai dan meningkatkan pendapatan ekonomi bagi pelaku usaha dan negara.

“Salah satu value added (nilai tambah) yang bisa dilakukan adalah inovasi tembakau untuk produksi cerutu, mengingat tembakau Madura itu berkualitas,” katanya melalui sambungan telepon di Jakarta, Sabtu, 28 Desember 2024.

Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI (Madura) ini juga mendorong peningkatan ekonomi bagi para petani tembakau dan UMKM produk tembakau dengan tujuan mewujudkan kesejahteraan daerah.

Pihaknya akan mendorong agar industri hasil tembakau berkembang di Madura, supaya masyarakat sejahtera, demikian hasil wawancara antara kantor berita Antatanews.com, dengan wakil rakyat itu.

Indusrti rokok di Madura berkembang pesat bahkan pada tahun  2024 ini penerimaan negara dari cukai rokok di seluruh Madura, mencapai Rp 1,1 triliun.

Kepala kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tipe nadya pabean C Madura, Muhammad Syahrul Alim mengatakan, capaian penerimaan pajak cukai tersebut merupakan sejarah baru. Sebab, selama ini penerimaan negara dari sektor pajak cukai di Madura tidak pernah tembus di angka fantastis tersebut.

Penerimaan cukai rokok dari wilayah Madura untuk tahun 2024 mencapai Rp 1,1 triliun. Capaian ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah penerimaan cukai di daerah tersebut, dan disampaikan oleh Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura, Muhammad Syahrul Alim.

Ia menekankan bahwa pendapatan ini diperoleh dari penebusan pita cukai oleh 270 perusahaan rokok yang beroperasi di Madura, dengan sebagian besar perusahaan berada di Kabupaten Pamekasan, yaitu sebanyak 251 perusahaan.

Capaian ini diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang akan dialokasikan untuk berbagai program sosial dan pembangunan masyarakat

Syahrul Alim mengatakan saat menghadiri Sarasehan Literasi Media yang digelar Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) di Hotel Azana Style pada Kamis, 19 Desember 2024.

Dia bersyukur atas capaian tersebut karena akan berdampak pada peningkatan pembangunan Madura. Pendapatan yang masuk ke negara itu akan dikembalikan ke daerah melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pada saat ini diperkirkan ada lebih dari 200 perusahaan rokok berpoduksi di Madura, akan tetapi belum semua mempunyain izin. Oleh karena itu. pihakbea cukai pun berusaha keras agar sektor penerimaan cukai rokok semakin besar seiring dengan produksi dan potensi yang ada.

Dari jumlah  perusahaan rokok terdaftar di Pamekasan dan Sumenep, namun tidak semua terdaftar secara resmi. Data terbaru menunjukkan bahwa ada lebih dari 200 pabrik rokok di Madura, termasuk yang belum terdaftar atau beroperasi secara ilegal. **

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Trending di News