Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Dua Bulan IASC Diresmikan Tercatat 11.448 Aduan Penipuan Online Kerugian Rp 130 Miliar

badge-check


					Inilah hasil kinerja selama dua bulan sejak IASC didirikan. Instagram@idx.channel Perbesar

Inilah hasil kinerja selama dua bulan sejak IASC didirikan. [email protected]

Penulis: Hadi S. Purwanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa Indonesia Anti-Scam Center (IASC) telah menerima sebanyak 11.448 aduan terkait penipuan online dalam waktu satu bulan sejak peluncurannya.

Dari jumlah tersebut, dana yang berhasil diselamatkan sebesar Rp27,1 miliar dengan kerugian sekitar Rp130 miliar, demikian akun [email protected] melaporkan.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap konsumen dari berbagai modus penipuan.

“Hingga 20 Desember 2024, Indonesia Anti-Scam Center (IASC) sudah menerima 11.448 suara aduan, 5.987 rekening diblokir, serta berhasil menyelamatkan dana sebesar Rp27,1 miliar,” tulis keterangan OJK, Senin, 23 Desember 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa laporan yang diterima mencakup berbagai bentuk kejahatan, termasuk pemberian akses one-time password (OTP) secara tidak sengaja dan penipuan percintaan (love scam).

Ia juga menyebutkan bahwa sekitar 5.987 rekening telah ditutup berdasarkan aduan yang masuk.

“Bayangkan kalau dulu uang tersebut tidak bisa diselamatkan, pasti hilang begitu saja. Dengan adanya Anti-Scam Center ini, kita bisa melacak transaksi di perbankan, marketplace, dan dompet digital (e-wallet),” ujar Friderica saat ditemui di Jakarta.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

Trending di News