Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

badge-check


					Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah Perbesar

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto berjanji untuk menggratiskan sekolah negeri di seluruh Indonesia.

Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti memastikan sekolah negeri gratis ini akan dimulai dari pendidikan Taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.

“Tadi Presiden memberi penekanan komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah dan ini dimulai dari TK. Sehingga itu yang perlu kita tekankan,” kata Abdul di Istana Merdeka, Rabu (23/9/2026).

Untuk menguatkan pendidikan gratis ini, pemerintah juga akan memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP) mulai dari tingkat pendidikan TK. Namun begitu, Abdul menegaskan bahwa bantuan ini akan diprioritaskan kepada murid dari keluarga tidak mampu.

“Nah kebijakan baru dari Presiden adalah TK yang selama ini tidak dapat PIP, mulai 2027 akan dapat dana PIP yang memang jumlahnya 450.000/tahun. Nah itu yang menjadi komitmen beliau,” tegas Abdul.

Abdul mencatat saat ini jumlah TK yang berstatus negeri mencapai 23% dari total seluruh TK di tanah air.

Abdul menegaskan prioritas sekolah gratis mulai pendidikan TK ini dilakukan karena pemerintah akan memulai program wajib belajar selama 13 tahun.

“Ada wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Karena ada wajib belajar maka nanti ada komitmen untuk dukungan dari pemerintah,” jelas Abdul.

Sebelumnya, komitmen perluasan akses pendidikan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat (18/9/2026).

Prabowo mengatakan, akses pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri harus dapat dijangkau secara luas oleh anak-anak Indonesia.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Prabowo. ****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

“Demam Ube” Menggila: Filipina Stop Eksport, Peluang Emas Ubi Ungu Indonesia Mendunia

20 September 2026 - 18:28 WIB

Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Dioptimalkan

18 September 2026 - 20:39 WIB

Dirjen Pajak Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif PPN

18 September 2026 - 20:07 WIB

Trending di Nasional