Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Trailer Rem Blong di Gempol Pasuruan: Terabas 5 Rumah, Satu Korban Tewas

badge-check


					Trailer gandeng bermuatan kertas gelondong alami rem blong jalur menurun Gempol, Pasuruan, lima rumah hancur, Senin pagi, 27 Juli 2026. Foto: rri.id Perbesar

Trailer gandeng bermuatan kertas gelondong alami rem blong jalur menurun Gempol, Pasuruan, lima rumah hancur, Senin pagi, 27 Juli 2026. Foto: rri.id

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN– Kecelakaan beruntun yang memakan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Surabaya–Malang, tepatnya di dusun Mojorejo, desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin pagi, 27 Juli 2026.

Sebuah truk gandeng bermuatan tumpukan kertas diduga mengalami kegagalan sistem pengereman saat menuruni tanjakan, hingga hilang kendali dan menghantam sejumlah kendaraan serta bangunan warga.

Peristiwa bermula sekitar pukul 06.15 WIB, saat kendaraan bernomor polisi N 9189 UA melaju dari arah Malang menuju Surabaya.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, sopir truk berinisiatif mengerem namun kendaraan tidak melambat, diduga karena rem blong.

Truk kemudian menabrak beruntun mobil tangki air, dua sepeda motor, menerobos pembatas jalan, dan akhirnya menghantam lima unit rumah warga serta kendaraan yang terparkir di pinggir jalan sebelum berhenti.

Saksi Mata

Saksi mata setempat, Sutrisno, menceritakan suasana yang mencekam sesaat sebelum kejadian.

“Terdengar suara rem berdecit sangat keras, disusul bunyi tabrakan bertubi-tubi yang sangat dahsyat. Tak lama kemudian warga berlarian berteriak meminta tolong karena ada orang terjepit dan bangunan yang rubuh,” ujarnya.

Dari hasil identifikasi sementara, sopir truk bernama Sukamto (48 tahun), warga Tulungagung, sempat terjepit di kabin yang penyok parah namun berhasil dievakuasi tim gabungan dengan luka berat dan kini dirawat di RSUD Bangil.

Satu orang meninggal dunia, berinisial S (32 tahun), pengendara sepeda motor warga Pasuruan; jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Enam orang lainnya mengalami luka ringan hingga sedang, sebagian sudah diperbolehkan pulang setelah penanganan medis.

Pihak kepolisian telah mengamankan kendaraan dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab teknis maupun kelalaian pengemudi.

Arus lalu lintas sempat lumpuh total selama dua jam saat proses evakuasi dan pembersihan lokasi, kini sudah berjalan kembali dengan pengaturan petugas.

Pemerintah desa dan pihak berwenang mulai mendata kerusakan bangunan serta kendaraan milik warga yang terdampak untuk penanganan selanjutnya.

Pihak berwenang mengimbau pengemudi kendaraan besar untuk memeriksa kelayakan kendaraan terutama sistem pengereman sebelum melintas di jalur yang banyak tanjakan dan turunan curam, serta menjaga jarak aman dan kecepatan yang wajar guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kronologi

1. Pukul 06.15 WIB: Truk trailer bermuatan kertas (N 9189 UA) melaju dari arah Malang ke Surabaya menuruni tanjakan di Dusun Mojorejo. Sopir mencoba mengerem namun sistem pengereman tidak berfungsi sama sekali (rem blong), kendaraan makin cepat dan hilang kendali.

2. Tabrakan pertama: Menghantam dari belakang mobil tangki air yang sedang melaju pelan di depannya.

3. Tabrakan kedua: Terus melaju dan menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas di sisi kanan jalan.

4. Tabrakan ketiga: Menerobos pembatas jalan beton, lalu menabrak tiga unit kendaraan roda empat yang terparkir rapi di bahu jalan.

5. Tabrakan terakhir: Tidak berhenti, truk tersebut akhirnya menghantam lima unit rumah warga yang berdiri tepat di pinggir jalan, merobohkan pagar, tembok depan, dan teras bangunan, hingga akhirnya berhenti tersangkut di sela-sela bangunan yang rusak.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

24 Jamaah Umrah Indonesia Telantar di KLA, Diduga Korban Travel Bodong

27 Juli 2026 - 15:52 WIB

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur di Tengah Kabar Penyidikan Kasus Dana CSR

27 Juli 2026 - 10:51 WIB

Sebelum Tewas Hotman Laporkan Rocky Martin ke Polisi: Soal Fee Rp17,5 M Kasus Korupsi di Semarang

27 Juli 2026 - 07:50 WIB

Tribun Acara Drift Nasional di GOR Satria Purwokerto Ambruk, 75 Orang Luka-luka

27 Juli 2026 - 01:57 WIB

Warga Gelar Tasyakuran, PT Jian You Indonesia Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Gambiran Mojoagung

26 Juli 2026 - 20:45 WIB

Terbakar Hebat Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi: 70 Rumah Hangus 420 Jiwa Ditampung di Masjid

26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Anti-Kriminalitas Berhadiah Hingga Rp50 Juta: Yusril Kritisi Sayembara Dedi Mulyadi

26 Juli 2026 - 18:03 WIB

Sutrimo Orang Kepercayaan Keluarga Febrie Adriansyah, Meninggal Mendadak Keluar Cairan dari Mulut dan Hidung

26 Juli 2026 - 17:06 WIB

Jubir IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN

26 Juli 2026 - 13:30 WIB

Trending di News