Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan, Diduga dari Susu Kotak

badge-check


					Diduga susu kemasan penyebab keracunan 19 siswa SFN Sendangrejo, Ngaweb, Blolra, Jateng, Senin 20 Juli 2026. Foto: instagram@tentangblora Perbesar

Diduga susu kemasan penyebab keracunan 19 siswa SFN Sendangrejo, Ngaweb, Blolra, Jateng, Senin 20 Juli 2026. Foto: instagram@tentangblora

Penulis: Sri Muryanto |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BLORA– Sebanyak 19 siswa SDN Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami dugaan keracunan makanan pada Senin (20/7/2026).

Terjadi pagi hari, pasca mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelaksana Pengelola Gizi (SPPG) Bogowanti.

Seluruh siswa kelas 3–5 yang terdampak segera dirujuk ke Puskesmas Ngawen untuk penanganan medis, dan kondisinya kini terkendali, tidak ada yang kritis.

Kepala Sekolah SDN Sendangrejo, Fatoni, menjelaskan: “Paket makanan tiba pukul 06.30 WIB, dibagikan setelah upacara bendera pukul 08.00 WIB.

Menunya nasi, telur gulung, buah, kacang, dan susu kotak. Siswa yang membawa bekal sendiri tidak mengalami keluhan apa pun.”

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, dr. Edy Widayat, menyampaikan hasil penanganan awal gejala yang muncul berupa mual, muntah, pusing, dan sakit perut.

“Kami sudah mengambil sampel sisa makanan dan bahan baku untuk diuji laboratorium. Penyebab pasti belum bisa disimpulkan sampai hasil keluar.” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Blora, Drs. Sutrisno, sekaligus juru bicara pemerintah daerah dalam kasus ini, secara resmi mengumumkan 4 keputusan utama yang diambil Pemkab Blora:

Menghentikan sementara seluruh operasional SPPG Bogowanti sampai proses pemeriksaan tuntas dan dinyatakan aman kembali;

Membentuk tim investigasi gabungan yang beranggotakan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satuan Pengawas Internal Daerah;

Melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh alur pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, hingga penyajian makanan di semua sekolah penerima program di wilayah Blora;

Menjamin penanganan medis penuh dan pemulihan kesehatan siswa terdampak, serta akan menindak tegas jika ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Bogowanti, Artika Diannita, menyatakan dugaan sementara berpotensi pada susu yang disajikan, meskipun tanggal kedaluwarsa masih berlaku.

Pihaknya juga telah menahan seluruh stok bahan terkait untuk diperiksa.

Pemerintah Kabupaten Blora melalui Kepala Dinas Pendidikan menegaskan program MBG tetap berjalan, namun keamanan dan kualitas gizi menjadi prioritas utama.

Masyarakat dan orang tua siswa diminta tenang dan merujuk pada informasi resmi dari dinas terkait saja.

Kronologi

1. 06.30 WIB: Paket makanan dikirim dari SPPG Bogowanti ke sekolah.

2. 08.00 WIB: Makanan dibagikan kepada siswa pasca upacara bendera.

3. 08.30–09.00 WIB: Siswa mulai mengeluh sakit perut, mual, dan muntah.

4. Segera: Pihak sekolah melapor ke dinas terkait dan membawa korban ke Puskesmas Ngawen.

5. Pagi hari: Tim gabungan turun ke lokasi, mengambil sampel makanan dan bahan baku.

6. Siang hari: Kepala Dinas Pendidikan mengumumkan 4 langkah resmi Pemkab Blora.

7. Saat ini: Siswa dalam pemantauan kesehatan, operasional penyedia layanan dihentikan sementara, hasil uji laboratorium ditunggu. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pengacara Muda Rocky Martin Napitupulu Tewas Terjatuh dari Tingkat 46 Apartemen Mastepiece Jakarta

20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Pelaku Perampokan Bersenjata Toko Emas Tapaktuan Ternyata Oknum Polisi, Kini Ditahan di Mapolda Banda Aceh

20 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menang di PTUN, Warga Mutiara Regency Total Hadapi Bupati Sidoarjo yang Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pro Bono Hotman Paris Bela Jampindsus, Frank Alexander: 911 Cuma Trik Pemasaran

19 Juli 2026 - 20:06 WIB

Trending di News