Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pro Bono Hotman Paris Bela Jampindsus, Frank Alexander: 911 Cuma Trik Pemasaran

badge-check


					Frank Alexander Hutapea adalah anak kandung Hotman Paris Hutapea, namun dalam urusan Febrie Adriansyah keduanya berseberangan jalan pandangan hukum. Foto: ist Perbesar

Frank Alexander Hutapea adalah anak kandung Hotman Paris Hutapea, namun dalam urusan Febrie Adriansyah keduanya berseberangan jalan pandangan hukum. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Langkah pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi menerima surat kuasa untuk membela mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memicu perdebatan hangat di ruang publik, bahkan mendapat kecaman tajam dari lingkaran keluarga sendiri.

Penunjukan ini disampaikan pada Jumat, 17 Juli 2026, tak lama setelah status tersangka Febrie dalam kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) semakin diperkuat pihak kepolisian.

Dalam pernyataan resminya, Hotman mengaku menerima tugas ini tanpa menarik bayaran sepeser pun.

Ia menjelaskan bahwa keputusannya didasari kejanggalan yang dilihatnya dalam proses hukum yang berjalan, serta rekam jejak Febrie yang dinilai telah berjasa besar mengembalikan aset negara hingga nilai ratusan triliun rupiah, bahkan pernah dipuji secara terbuka oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Saya bergerak karena nurani, bukan materi,” ujar Hotman di Jakarta.

Putra Sulung
Namun pernyataan itu justru menuai keraguan. Putra sulung Hotman, Frank Alexander Hutapea, melontarkan kritik pedas lewat unggahan media sosialnya.

Ia menolak mentah-mentah klaim ketulusan ayahnya, menyebutnya sekadar pencitraan semata.

Anak sulung Hotman Paris, Frank Alexander Hutapea, membongkar kelakuan ayahnya yang dinilai penuh pencitraan dan hanya mengejar popularitas, terutama setelah Hotman menjadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Frank menyebut bahwa program bantuan hukum gratis “Hotman 911” dan pengakuan tidak mengambil bayaran hanyalah strategi pemasaran untuk mencari perhatian.

“Halah kebanyakan pencitraan. Orang miskin cuma dijadikan senjata marketing saja. Dia tidak benar-benar peduli, yang dia cari cuma jadi pusat perhatian,” tulis Frank.

Ia juga menyinggung soal pembayaran yang dinilai tetap diambil dalam urusan lain, serta meminta kanal bantuan hukum yang dikelola ayahnya ditutup karena dianggap tidak tulus.

Diketahui Frank sudah setahun lebih tidak berkomunikasi baik dengan ayahnya dan kini membuka praktik hukum sendiri.

Gelombang serupa juga datang dari netizen.

Banyak yang mempertanyakan konsistensi, mengingat selama ini Hotman dikenal memilih klien dari kalangan kurang mampu atau konglomerat yang sanggup membayar mahal, namun kini justru membelah tersangka dugaan korupsi dengan alasan pro bono.

Tak sedikit yang menyoroti barang bukti berupa 74 kilogram emas batangan yang disita, menduga ada kepentingan tersembunyi di balik langkah ini meski diklaim tanpa imbalan.

Ramai juga yang menyatakan kecewa dan berhenti mengikuti akun resmi Hotman, menilai citra pembela keadilan yang dibangun selama ini ternyata bisa luntur demi popularitas atau keuntungan lain.

Sampai saat ini, Hotman Paris belum memberikan tanggapan khusus atas kritikan anaknya maupun keraguan masyarakat.

Sementara proses hukum terhadap Febrie Adriansyah masih berjalan, penyidik terus melengkapi berkas dan menelusuri keterkaitan pihak lain.

Masyarakat diimbau tetap merujuk pada keterangan resmi kepolisian maupun Kejaksaan Agung, serta tidak terburu-buru menyimpulkan motif sebelum ada bukti yang sah.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau

10 September 2026 - 21:46 WIB

Tim SAR Gabungan temulan satu jaket pelampung dan botol putih, tetapi belum bisa dipastikan yang dikenakan para jurnalis, Rabu 10 September 2026. Foto: okezone

Salah Injak Pedal: Alphard Santap 3 Mobil, 11 Motor, dan Rombong Bakso di Sukolilo

10 September 2026 - 03:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (55): Kisah Pembantaian 100 Pria dan 5 Wanita Pelancong

9 September 2026 - 19:53 WIB

Trending di News