Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Uji Coba B50 Capai 50.000 Km, Target Penerapan Tak Bergeser

badge-check


					Uji coba 50 ribu km Perbesar

Uji coba 50 ribu km

Penulis: Mulawarman | Editor:  Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut road test B50 atau uji coba penggunaan bahan bakar biodiesel campuran 50% kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) selesai minggu ini.

Adapun, total dari road test yang telah dilakukan adalah sejauh 50 ribu kilometer (km) yang diterapkan pada berbagai mesin dan komponen kendaraan jarak jauh.

“[Road test] 50.000 km selesai minggu ini ya. [Tes] di kapal sudah selesai, [mesin] tambang selesai, otomotif, Alsintan [alat dan mesin pertanian) selesai,” ungkap Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Eniya Listiyani Dewi saat ditemui di sela-sela IPA Convex 2026 di ICE BSD, Kamis (21/5/2026).

“Yang belum selesai [tes] adalah kereta sama genset. Genset itu nanti sampai Oktober,” tambahnya.

Eniya menambahkan, meski terdapat dua sektor lagi yang belum menyelesaikan 100% uji coba, hal ini tidak mengubah target mandatori B50 pada semester kedua tahun ini atau tepatnya mulai 1 Juli 2026.

“Iya, per satu Juli. Gini, walaupun dua [sektor] itu tertinggal, tetapi kan mostly hasil uji sampai 50.000 km itu melampaui spesifikasi yang ada. Maksudnya gini, kalau dipasang filter, 10.000 km sudah harus ganti, ternyata dia sampai 30.000 km enggak ganti [filter], dan ini bagus,” jelasnya.

Asal tahu saja, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya memastikan kebijakan mandatori biodiesel 50% atau B50 pada bahan bakar solar akan mulai diterapkan pada 1 Juli 2026.

Bahlil menambahkan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan serangkaian uji coba guna memastikan implementasi B50 berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala teknis pada berbagai sektor transportasi maupun industri.

“B50, 1 Juli sudah mulai penerapan dan sudah melakukan tes-tes terus. Doain, dalam schedule kita setuju di penerapan, doain dalam tes-tes. Sekarang kan tes di kapal, di beberapa alat berat dan kereta. Mudah-mudahan enggak ada soal. Kalau dia sesuai schedule, enggak ada soal, 1 Juli penerapannya,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Meski demikian, Bahlil menyampaikan, pemerintah tetap membuka kemungkinan penyesuaian apabila dalam proses pengujian ditemukan kendala teknis pada mesin atau performa bahan bakar.

“Tapi tatkala dalam uji coba itu ada mesinnya, ada mungkin nanti enggak pas, kita akan melakukan penyesuaian,” kata Bahlil.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional