Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

RI Ujicoba B50 Selama 2.400 Jam pada Lokomotif Diesel KA Jurusan Lempuyangan – Jogyakarta

badge-check


					RI Ujicoba B50 Selama 2.400 Jam pada Lokomotif Diesel KA Jurusan Lempuyangan – Jogyakarta Perbesar

Penukis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, YOGYAKARTA– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memulai uji coba perdana bahan bakar biodiesel B50 di sektor kereta api, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan pengujian ini.

Ujicoba ininmenjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan pengujian ini.

Uji coba diluncurkan di Pengawas Urusan Kereta (PUK) Lempuyangan, Yogyakarta, pada Senin (27/4), sebagai persiapan mandatori B50 nasional mulai 1 Juli 2026.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Alistiani Dewi menjelaskan pengujian difokuskan pada dua titik utama.

Pertama, uji genset kereta pada rute Lempuyangan–Jakarta selama 2.400 jam. Kedua, uji lokomotif pada rute Surabaya–Jakarta selama enam bulan hingga Oktober 2026.

“Kami melaksanakan uji di kondisi sesungguhnya untuk melihat hasilnya secara akurat,” ujar Eniya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung melalui uji coba pada kereta Bogowonto. Direktur Pengelola Sarana Prasarana PT KAI, Heru Kuswanto, mengatakan kolaborasi dengan ESDM dan Lemigas akan mengevaluasi performa mesin lokomotif serta genset di beban tinggi.

Pengujian Multisektor Menuju Mandatori Juli
Uji jalan B50 tidak terbatas pada kereta api. Saat ini, pengujian juga berlangsung di sektor otomotif, alat berat, pertanian, angkutan laut, dan pembangkit listrik. Sektor otomotif ditargetkan selesai Juni 2026, sementara kereta api menjadi yang terakhir.

Eniya menegaskan implementasi serentak untuk semua sektor pada 1 Juli 2026. “Semua sektor B50, tidak ada yang bertahap agar infrastruktur tidak terganggu,” tegasnya.

Program ini melanjutkan B40 yang sudah nasional sejak awal 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan penghematan subsidi hingga Rp48 triliun per tahun, penekanan impor BBM fosil 4 juta kiloliter, serta penghematan devisa Rp157,28 triliun.

Langkah ini mendukung transisi energi nasional menuju bahan bakar nabati berkelanjutan.

Uji coba diluncurkan di Pengawas Urusan Kereta (PUK) Lempuyangan, Yogyakarta, pada Senin, 27 April 2026, sebagai persiapan mandatori B50 nasional mulai 1 Juli 2026.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Alistiani Dewi menjelaskan pengujian difokuskan pada dua titik utama.

Pertama, uji genset kereta pada rute Lempuyangan–Jakarta selama 2.400 jam. Kedua, uji lokomotif pada rute Surabaya–Jakarta selama enam bulan hingga Oktober 2026.

“Kami melaksanakan uji di kondisi sesungguhnya untuk melihat hasilnya secara akurat,” ujar Eniya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung melalui uji coba pada kereta Bogowonto. Direktur Pengelola Sarana Prasarana PT KAI, Heru Kuswanto, mengatakan kolaborasi dengan ESDM dan Lemigas akan mengevaluasi performa mesin lokomotif serta genset di beban tinggi.

Pengujian Multisektor Menuju Mandatori Juli
Uji jalan B50 tidak terbatas pada kereta api.

Saat ini, pengujian juga berlangsung di sektor otomotif, alat berat, pertanian, angkutan laut, dan pembangkit listrik.

Sektor otomotif ditargetkan selesai Juni 2026, sementara kereta api menjadi yang terakhir. Eniya menegaskan implementasi serentak untuk semua sektor pada 1 Juli 2026.

“Semua sektor B50, tidak ada yang bertahap agar infrastruktur tidak terganggu,” tegasnya.

Langkah ini mendukung transisi energi nasional menuju bahan bakar nabati berkelanjutan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News