Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Trump Serang Paus Leo XIV, Sebut Lemah dan Berutang Posisi Kepadanya

badge-check


					Trump dan Paus Leo XIV Perbesar

Trump dan Paus Leo XIV

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) kini terang-terangan mengkritik keras Paus Leo XIV Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia, dan secara terbuka menyebut Paus sebagai sosok yang “lemah” dalam menangani isu kriminal dan kebijakan luar negeri.

“Paus Leo LEMAH dalam menangani Kejahatan, dan buruk untuk Kebijakan Luar Negeri,” tulis Trump di media sosial Truth Social-nya, Minggu (12/4/2026) waktu setempat.

Trump menilai Paus Leo XIV tidak menunjukkan kepemimpinan yang kuat. Ia juga menuding Paus terlalu fokus mengkritik pemerintahannya, namun mengabaikan isu lain seperti perlakuan terhadap tokoh agama saat pandemi Covid-19.

Ia bahkan menyinggung pandangan Paus terkait isu global, termasuk konflik dengan Iran dan kebijakan luar negeri AS.

“Saya tidak ingin Paus berpikir Iran boleh punya senjata nuklir. Saya juga tidak ingin Paus menganggap serangan Amerika ke Venezuela itu buruk,” kata Trump.

Tak hanya itu, Trump juga mengklaim bahwa terpilihnya Paus Leo XIV, tak lepas dari posisinya sebagai Presiden AS. “Kalau saya tidak di Gedung Putih, Leo tidak akan ada di Vatikan,” ujarnya.

Dalam pernyataan lanjutannya kepada wartawan, Trump menilai Paus merupakan sosok yang terlalu liberal dan tidak tegas dalam menghadapi kejahatan.

“Saya tidak berpikir dia melakukan pekerjaan dengan baik. Dia sangat liberal dan tidak percaya pada upaya menghentikan kejahatan,” kata Trump.

Trump juga meminta Paus untuk fokus pada jabatannya sebagai pemimpin agama, bukan sebagai figur politik.

“Leo harus memperbaiki dirinya menjadi Paus, gunakan akal sehat, berhenti mengikuti kelompok kiri radikal, dan fokus menjadi Paus yang hebat, bukan politisi,” tegasnya.

Adapun serangan verbal Trump terhadap Paus Leo XIV ini terjadi setelah pemimpin Vatikan menyuarakan kritik terhadap konflik global, termasuk perang yang melibatkan Iran serta isu kemanusiaan.

Menambah kontroversinya, Trump juga membagikan gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan dirinya sebagai Yesus Kristus di platform yang sama. Hingga kini, pihak Vatikan belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan keras Trump tersebut. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ratu Suthida Bikin Sejarah, Jalani Latihan Solo dengan Jet Tempur JAS 39 Gripen

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Era Baru Robotika: Ketika Kecepatan Lari Robot Salip Rekor Usain Bolt

23 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Ilmuwan Tiongkok Menciptakan Berlian yang Tak Bisa Dihancurkan

19 Agustus 2026 - 21:42 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Kereta Cepat Tiongkok Pecahkan Rekor Akselerasi dari 0 hingga 800 km/jam dalam 5 detik

16 Agustus 2026 - 18:47 WIB

PM Australia Minta Maaf karena Mengatakan Akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue

7 Juli 2026 - 19:22 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Trending di Internasional