Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Maskapai penerbangan global menangguhkan penerbangan di seluruh kawasan Timur Tengah pada Sabtu setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang menyeret kawasan tersebut ke dalam konfrontasi militer baru.
Seperti dikutip Reuters, Sabtu (28/2), peta penerbangan menunjukkan wilayah udara Iran nyaris kosong, setelah Israel menyatakan telah menyerang Iran dan militer AS memulai serangkaian serangan terhadap target di negara itu. Iran membalas dengan rentetan rudal.
Seperti dikutip Reuters, Sabtu (28/02), sejumlah penerbangan Qatar Airways yang berangkat pada Sabtu pagi terlihat berputar di atas Kuwait atau Arab Saudi sebelum kembali ke wilayah udara Qatar dan berputar di sekitar Doha, menurut Flightradar24.
Kementerian Transportasi Rusia pada Sabtu mengatakan maskapai penerbangan Rusia telah menangguhkan penerbangan ke Iran dan Israel.
Lufthansa Jerman menyatakan akan menangguhkan penerbangan dari dan ke Dubai pada Sabtu dan Minggu, serta menghentikan sementara rute Tel Aviv, Beirut, dan Oman hingga 7 Maret. Air France membatalkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv serta Beirut.
Iberia juga membatalkan penerbangan ke Tel Aviv, sementara Wizz Air menangguhkan penerbangan ke dan dari Israel, Dubai, Abu Dhabi, dan Amman dengan segera hingga tanggal yang sama.
Otoritas penerbangan Kuwait menyatakan akan menghentikan seluruh penerbangan ke Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut, menurut kantor berita pemerintah. Oman Air mengatakan telah menangguhkan seluruh penerbangan ke Baghdad akibat perkembangan situasi kawasan.
Menurut kantor berita pemerintah, Uni Emirat Arab sebagian dan sementara menutup wilayah udaranya sebagai langkah pencegahan.
“Akibat penutupan sementara sejumlah wilayah udara di kawasan pada 28 Februari, beberapa penerbangan flydubai terdampak,” kata Juru Bicara Maskapai asal UEA.
Sementara itu, KLM, unit Belanda dari Air France-KLM, mempercepat penangguhan layanan Amsterdam–Tel Aviv dengan membatalkan penerbangan yang dijadwalkan pada Sabtu setelah serangan di Iran.
Maskapai itu sebelumnya mengumumkan pada Rabu bahwa penerbangan akan dihentikan mulai Minggu, 1 Maret. Hanya satu penerbangan ke Tel Aviv yang dijadwalkan pada Sabtu.
Virgin Atlantic menyatakan telah memutuskan untuk sementara menghindari wilayah udara Irak, sehingga sejumlah penerbangan dialihkan rutenya. Qatar Airways mengatakan telah menghentikan lalu lintas udara sementara sebagai langkah pencegahan. ***









