Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Terkait Impor Pikap dari India, Ini Respons Tegas Gaikindo

badge-check


					Terkait Impor Pikap dari India, Ini Respons Tegas Gaikindo Perbesar

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menegaskan industri otomotif nasional sebenarnya memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial ringan, termasuk segmen pick-up di dalam negeri.

Ketua Harian Gaikindo Anton Kumonty mengatakan, pelaku industri telah melakukan berbagai kajian untuk menyesuaikan pengembangan platform kendaraan niaga dengan karakteristik kebutuhan usaha di Indonesia.

“Kami dari industri otomotif Indonesia telah menjalankan berbagai studi untuk menyesuaikan perkembangan platform kendaraan komersial untuk memenuhi berbagai kebutuhan kegiatan usaha di dalam negeri, sehingga kami memiliki pengetahuan untuk membuat jenis kendaraan yang sesuai,” ujar dia dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan, dari sisi produksi, industri nasional juga siap mengakomodasi permintaan pasar.

“Selain itu, kami juga memiliki kemampuan dan juga kapasitas untuk mengakomodir seluruh kebutuhan kendaraan komersial di dalam negeri,” kata dia.

Saat ini, Gaikindo mencatat total kapasitas produksi pkap dari para anggotanya mencapai lebih dari 400.000 unit per tahun.

Produksi kendaraan niaga ringan tersebut dilakukan oleh sejumlah pabrikan, seperti PT Suzuki Indomobil Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, PT SGMW Motor Indonesia, PT Sokonindo Automobile, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan PT Astra Daihatsu Motor.

Menurut asosiasi, optimalisasi produksi dalam negeri akan memberikan efek berantai yang besar terhadap ekosistem industri.

Satu unit kendaraan terdiri dari lebih dari 20.000 komponen yang melibatkan ribuan perusahaan pemasok, termasuk industri kecil dan menengah, serta menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja di seluruh rantai industri bersama Gabungan Industri Alat-Alat Mobil & Motor (GIAMM).

Pernyataan tersebut menjadi sorotan di tengah rencana impor 105.000 unit mobil pick-up dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Sebelumnya, Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota menegaskan pihaknya telah mengundang hampir seluruh produsen lokal untuk mengikuti proses pengadaan.

“Kami melakukan prosedural pengadaan sesuai dengan standar pengadaan, yaitu mulai dari klarifikasi, kualifikasi, negosiasi, dan setelah di ujung ya harus ada kesepakatan,” kata Joao dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Namun dalam proyek berskala besar tersebut, Agrinas membutuhkan harga yang lebih kompetitif. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Rayakan Anniversary, PT Surya Sarana Sentosa Berbagi ke Anak Yatim dan Dukung Program Prabowo

29 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Modal Pengalaman 3 Tahun di Ditlantas Polda Jatim, AKP Septia Resmi Jabat Kasatlantas Kediri Kota

28 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Honda Surabaya Center Incar 120 SPK di GIIAS Surabaya 2026

27 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Pasar Mi Instan Indonesia Susut 14,54 Miliar Porsi

27 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Cadangan Beras 5,1 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino

26 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Trending di Nasional