Menu

Mode Gelap

Life Style

Begini Cara Menyimpan Nasi yang Aman untuk Kesehatan

badge-check


					Hasil Sidang Isbat penentuan 1 Kemena-NU jatuh 19 Febaruari 2026. Foto: Instagram@infobanyuwangi Perbesar

Hasil Sidang Isbat penentuan 1 Kemena-NU jatuh 19 Febaruari 2026. Foto: Instagram@infobanyuwangi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Nasi merupakan sumber karbohidrat yang biasanya dimasak dalam jumlah banyak dan disimpan sebagai bekal makan siang.

Namun dokter spesialis anestesiologi dan pengobatan nyeri interbensional yang berbasis di Maryland, dr. Kunal Sood mengatakan cara penyimpanan nasi yang sudah dimasak jika tidak baik dapat menghadirkan risiko keamanan pangan.

“Jika nasi yang sudah dimasak dibiarkan pada suhu ruangan, spora dapat berkecambah, dan bakteri tersebut menghasilkan racun langsung di dalam makanan,” kata Sood, yang dikutip melalui laman Hindustan Times, Senin (16/2).

Menurut Dr. Sood, ada anggapan umum bahwa memasak dan memanaskan kembali nasi membuat makanan tersebut aman untuk dikonsumsi. Namun, nasi sering mengandung spora Bacillus cereus, yang dapat bertahan hidup dalam panas tidak seperti kebanyakan bakteri.

Meskipun pemanasan ulang dapat membunuh bakteri, racun yang dikeluarkan kemungkinan akan tetap ada. Akibatnya, nasi tersebut dapat menyebabkan orang sakit jika dikonsumsi, meskipun terlihat dan berbau baik-baik saja.

Gejala biasanya muncul dengan cepat, seringkali dalam waktu 30 menit hingga enam jam, dan yang paling umum adalah mual dan muntah.

Sood mengatakan ada beberapa keadaan risiko kontaminasi bakteri pada nasi yang disiapkan di antaranya saat nasi dingin perlahan atau telat didinginkan di lemari es, nasi berada di luar lemari es lebih dari dua jam, nasi yang disimpan berhari-hari dan nasi yang dihangatkan berkali-kali.

Meskipun nasi yang didinginkan di lemari es dapat melepas pati menjadi pati resisten yang merupakan jenis serat, dan memanaskannya kembali akan menurunkan kandungan kalori dan menjaga gula darah tetap stabil.

“Pencegahan itu semua tentang waktu dan suhu,” ujar Dr. Sood.

Mengikuti langkah-langkah yang diberikan dapat menurunkan risiko nasi yang sudah disiapkan sebelumnya menjadi berbahaya bagi kesehatan.

Sood mengatakan waktu paling aman untuk mengonsumsi nasi yang sudah dimasak adalah dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam, dan dipanaskan kembali sekali hingga benar-benar panas dan beruap.

Nasi juga sebaiknya didinginkan segera setelah dimasak, atau dipindahkan ke wadah lain dan dinginkan sekitar satu jam pada suhu 4 derajat Celsius.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

no na, Menyatukan Akar Lokal dan Musik Global

19 April 2026 - 20:30 WIB

Jennie Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Tahun 2026

17 April 2026 - 20:31 WIB

Manis yang Terkendali: Rekomendasi Konsumsi Gula Berdasarkan Usia

15 April 2026 - 17:23 WIB

1 Juta Akun TikTok di RI Diblokir, Menkomdigi: Ini Adalah Kemenangan

14 April 2026 - 20:31 WIB

Tantangan Maudy Ayunda Menari Roh Hewan di Film Para Perasuk

12 April 2026 - 20:17 WIB

Cokelat Tak Boleh Disimpan di Kulkas dan Freezer

7 April 2026 - 18:18 WIB

Tanpa Beban, Laura Basuki Justru Panen Apresiasi Dunia

6 April 2026 - 15:39 WIB

Carmen H2H: Idol Indonesia Pertama di SM Entertainment

3 April 2026 - 20:03 WIB

WHO Pantau Varian Cicada, Indonesia Tetap Aman dan Stabil

2 April 2026 - 19:34 WIB

Trending di Life Style