Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Polisi Tapin Ringkus Oknum Habaib, Gondol Uang Rp 6 Juta Plus Perhiasan Rp 100 Juta di KM 20 Trans Kalimantan

badge-check


					Tersangka pelaku mengaku sebagai habaib, berteduh di toko jalan Anjir, KM 20 Trans Kalimantan. Ditangkap, karena dilaporkan mencuri uang tunai Rp 6 juta plus perhiasan dan emas senilai Rp 10 juta. Foto: Instagram@kabarpasuruan. Perbesar

Tersangka pelaku mengaku sebagai habaib, berteduh di toko jalan Anjir, KM 20 Trans Kalimantan. Ditangkap, karena dilaporkan mencuri uang tunai Rp 6 juta plus perhiasan dan emas senilai Rp 10 juta. Foto: Instagram@kabarpasuruan.

Penulis: Mulawarman  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KALSEL– Aparat Polres Barito Kuala, Kalimantan Selatan, mengamankan pasangan suami istri (pasutri) oknum Habib berinisial AAS (asal Pasuruan, Jawa Timur) dan istri NU (52 tahun), Jumat 13 Februari 2026.

Ia ditangkap atas dugaan pencurian uang tunai Rp6 juta serta perhiasan emas dan berlian senilai Rp100 juta di kawasan Anjir Km 20, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan.

Satuan tugas Macan Bahalap Satreskrim di Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin, berhasil meringkus tersangka,  Jumat (13/2/2026) sore di kawasan Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin, sekitar 40 km dari lokasi kejadian), melalui koordinasi dengan komunitas habaib Kalsel dan Satreskrim Polres Batola.

Kasi Humas Polres Tapin,  AKP Marum  membenarkan terjadi penangkapan oknum habaib itu berdsama pasangannya, Jumat 13 Februari 2026, setelah beredar viral video kejadain itu.

Peristiwa pencurian itu terekam CCTV, terjadi pada hari Selasa 10 Februari 2026,  terjadi di sebuah tokoh di  jalan Trans Kalimantan, Anjir Km 20.

Sepasang lelaki dan perempuan itu datang ke toko korban berpura-pura-pura menumpang berteduh dan salat, dengan AAS mengenakan sorban dan NU bercadar untuk menyamar.

Oknum Habib AAS dan istrinya NU kemudian minta izin menjalankan salat. Oleh pemiliknya dipersilakan.

Pada saat  elngah, pelaku memanfaatkan momen mengambil uang tunai Rp6 juta dan perhiasan emas-berlian juta dari tempat penyimpanan yang tak terkunci.

Langsung keluar toko, naik motor; korban mengejar dan tarik tas AAS, namun pelaku memukul korban lalu lari ke arah Tapin. Berusaha kabur naik motor. Namun, pemilik toko sadar dan mengenjar lalu menarik tas tersangka. Tetapi pelaku berhasil memukul  korban, sehingga terlepas.

Kemudian, korban pun mulai memviralkan CCTV rekaman saat oknum habait dan pasangannya itu datang dan melakukan tindakan kriminal. Video itu viral dan menjadi ramai di wilayah Kalimantan Selatan. Selain juga melapor kem polisi.

Polisi berbekal rekaman CCTV dam berkordinasi dengan komunitas Habaik di Kalsel, melakukan pelacakan. Pada hari Jumat, 13 Febaruari 2026, tim petugas Macan Bahalap Satreskrim di Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin, berhasil menangkap tersangka.

Asal Pasuruan

Komunitas habaib Banjarmasin-Kalsel mengecam aksi oknum ini yang mencoreng nama baik. Pelaku berdomisili di Kompleks Citra Pesona Mandiri Asri I, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru, Kalsel.

Habib Salim bin Muhammad Nunci Alkaf juru bicara komunitas habaib Banjarmasin dan Kalimantan Selatan yang mengutuk keras tindakan oknum AAS.

Ia menegaskan pelaku sebagai oknum tidak mencerminkan ajaran habaib. Ia menyatakan memeinta maaf maaf atas peristiwa yang terjadi, dan menyerahkan kasus hukumnya kepada polii. Salim menegaskan bahwa tindakan tersangka sangat tercela, menumbulkan kegaduahn dan mencorrang nama baik komunitas.

Habib Salim mewakili habaib Kalsel yang berkoordinasi dengan Polres Barito Kuala untuk menyerahkan pelaku pada 13/2/2026, agar diproses hukum harus berjalan.

Kronologi
  • Pasutri AAS (oknum Habib asal Pasuruan) bersama pasangannya perempuan berinisial NU (52 tahun) memanfaatkan cuaca hujan deras Selasa (10/2/2026) di  Jalan Trans Kalimantan, Anjir Km 20, Batola.

  • Mereka mendekati toko korban sambil berpura-pura menumpang berteduh dan salat; AAS pakai sorban, NU bercadar 

  • Saat korban lengah, pelaku mengambil uang tunai Rp6 juta dan perhiasan emas-berlian senilai Rp100 juta dari tempat penyimpanan.

  • Total kerugian sekitar Rp106 juta; pelaku langsung meninggalkan toko.

  • Korban sadar dan mengejar; menarik tas selempang AAS yang sudah naik sepeda motor.

  • AAS terjatuh, lalu menampar/pukul korban untuk melepaskan diri sebelum kabur ke arah Tapin (jarak 40-60 km).

  • Kejadian viral di medsos melalui CCTV; Polisi Polres Barito Kuala dan komunitas habaib Kalsel bergerak cepat.

  • Pasutri dilacak ke domisili Kompleks Citra Pesona Mandiri Asri I, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru.

  • Jumat (13/2/2026) sore, ditangkap tim Macan Bahalap Satreskrim dimana pelaku berada Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin.

  • Diserahkan ke Mapolres Batola; Kasi Humas AKP Marum konfirmasi menyatakan tersangka ditahan untuk penyidikan.

  • Kasus masih diproses hukum per 16/2/2026; komunitas habaib kecam aksi oknum ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Trending di Nasional