Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Viral Istri Polisi Pamer “Kartu Sakti”, Endingnya Sesuai Harapan Netizen

badge-check


					Viral Istri Polisi Pamer “Kartu Sakti”, Endingnya Sesuai Harapan Netizen Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Seorang anggota Bhayangkari, Ria Fira Andriani, akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah videonya viral di media sosial. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, ia mengakui kesalahan atas konten yang menimbulkan kegaduhan.

“Saya Ria Fira Andriani, istri dari Bripka Rahmat Waliansen. Secara sadar, saya memohon maaf kepada semua pihak atas postingan video saya di media sosial yang viral dan membuat gaduh,” ucapnya dengan nada penuh penyesalan.

Klarifikasi dan Janji

Insiden bermula ketika Ria merekam momen dirinya diberhentikan petugas di Bundaran Tugu Juang. Dalam video tersebut, ia sempat menunjukkan kartu anggota Bhayangkari kepada polisi lalu lintas. Namun, dalam klarifikasinya, ia menegaskan tidak ada maksud buruk di balik aksi itu.

“Saya tidak bermaksud membanggakan diri dan tidak bermaksud menjatuhkan nama baik organisasi Bhayangkari dan institusi Polri. Sekali lagi, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya memohon maaf yang sedalam-dalamnya dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya lagi,” tegasnya.

Kronologi Video Viral

Sebelum permintaan maaf disampaikan, video Ria menuai kritik tajam dari warganet karena dianggap menyalahgunakan atribut organisasi. Dalam rekaman, ia dengan santai menceritakan pengalaman saat terkena razia.

“Guys, ada razia ya guys di Bundaran Tugu Juang. And you know what? Aku diberhentiin. Dan aku keluarin ini. Sampai kebalik ya kan, tuh,” ujarnya sambil memperlihatkan kartu Bhayangkari.

Ia juga menambahkan bahwa petugas sempat menanyakan kelengkapan surat kendaraan. “SIM-nya ada? Ada dong pak. Jadi aku bukain dompetku gitu kan. Ya lengkap gitu. Sampai fotonya juga ada,” katanya. Menurut pengakuannya, polisi hanya tersenyum setelah melihat kartu tersebut, sementara ia merasa tenang karena SIM miliknya masih berlaku lama.

Respons Publik

Meski permintaan maaf sudah disampaikan, aksi pamer “kartu sakti” ini tetap menjadi bahan perbincangan hangat. Banyak pihak menilai kejadian tersebut sebagai pelajaran penting mengenai etika penggunaan atribut organisasi di ruang publik.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional