Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Penusukan Debt Collector Pinjol di Jombang, Polisi Sebut Motif Diduga Masalah Pribadi

badge-check


					Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Kasus penusukan debt collector pinjaman online (pinjol) di Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai menemui titik terang.

Meski hingga satu pekan pascakejadian pelaku penusukan belum tertangkap, Polres Jombang memastikan telah mengantongi identitas pelaku sekaligus memetakan sejumlah lokasi persembunyian yang diduga menjadi tempat pelarian.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menegaskan tim opsnal saat ini masih terus melakukan pengejaran intensif di lapangan.

“Identitas pelaku sudah kami ketahui dan lokasi-lokasi persembunyiannya sudah kami petakan. Saat ini tim masih bergerak, tinggal menunggu proses penangkapan,” ujar AKP Dimas, Jumat (6/2/2026).

Korban diketahui bernama Dian Bayu Prakoso (37), yang berprofesi sebagai debt collector pinjol. Namun demikian, polisi belum dapat memastikan apakah aksi penusukan di Jombang tersebut berkaitan dengan profesi korban.

Menurut Dimas, indikasi awal motif penusukan justru mengarah pada konflik personal antara korban dan pelaku.

“Motif pastinya masih kami dalami. Namun sementara ini ada kemungkinan tidak berkaitan langsung dengan pekerjaan korban sebagai debt collector, bisa jadi masalah pribadi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi perkelahian disertai pembacokan terjadi di Dusun Kayen Gang 2, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Salah satu warga setempat, Yuli Fitriani (41), mengaku peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Saat kejadian, ia tengah beristirahat siang bersama anaknya di rumah.

“Saya sama anak mau tidur siang, terus dengar ramai-ramai. Awalnya saya kira kucing berkelahi, ternyata ada perkelahian disertai pembacokan,” ujar Yuli, Rabu (28/1/2026).

Menurut Yuli, warga sekitar tidak mengetahui secara pasti kronologi awal peristiwa pembacokan tersebut. Saat warga berdatangan ke lokasi, korban sudah dalam kondisi terkapar dengan luka cukup parah.

Ketua RT setempat sempat berusaha melerai, namun pelaku langsung melarikan diri. “Pelakunya langsung kabur. Pak RT sempat mengejar tapi tidak bisa. Katanya yang terlibat satu pelaku dan satu korban,” jelasnya.

Yuli menuturkan, korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Bahkan, jari kelingking korban mengalami luka parah, dengan darah bercucuran deras dari bagian lengan.

“Lukanya banyak dan parah. Kayaknya dibacok pakai pisau, soalnya tempat pisaunya jatuh dan ketinggalan di lokasi,” ungkapnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News