Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Ngamuk Datangi Guru Ngaji, Tim Gabungan Ringkus ODGJ Bawa Sajam di Sumobito Jombang

badge-check


					Personel polisis, TNI dan beberapa relawan akhirnya meringkus seorang ODGJ di Desa Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur,. Ia membawa senjata tajam (sajam) dan meresahkan warga. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Personel polisis, TNI dan beberapa relawan akhirnya meringkus seorang ODGJ di Desa Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur,. Ia membawa senjata tajam (sajam) dan meresahkan warga. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  | Editor: Priyo Suwarn

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Seorang pria berinisial R (36), warga Desa Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur,  diamankan petugas gabungan Polri, TNI, dan perangkat desa setelah dilaporkan membawa senjata tajam (sajam) dan meresahkan warga.

Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo mengatakan, R yang diduga mengalami gangguan kejiwaan sempat mendatangi guru ngajinya, Solikan (60), sambil membawa sebilah sabit dan berbicara tidak jelas.

“Yang bersangkutan sempat dinasihati. Sabit yang dibawanya juga sudah diserahkan kepada saksi,” ujar AKP Bagua, Rabu (4/2/2026).

Namun, situasi kembali memanas. R dilaporkan mengambil pisau dapur dan berusaha melukai dirinya sendiri, sehingga memicu kepanikan warga Dusun Budug.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pendekatan persuasif. Akan tetapi, R justru berupaya melarikan diri sambil tetap memegang pisau.
“Kami khawatir tindakan tersebut membahayakan keselamatan warga sekitar,” jelas Bagus.

Akhirnya, petugas bersama warga melumpuhkan dan mengamankan R. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka dari warga.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan R mengalami luka sayatan di bagian tangan dan dada yang diduga akibat perbuatannya sendiri. Selanjutnya, R dibawa ke Mapolsek Sumobito sebelum dijemput pihak keluarga dan kepala desa.

Atas permintaan keluarga, polisi kemudian memfasilitasi rujukan R ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang, guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Keluarga menyadari kondisi kejiwaan yang bersangkutan sedang tidak stabil dan meminta dilakukan perawatan di RSJ,” imbuh AKP Bagus.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada aparat keamanan apabila menemukan kejadian serupa, demi menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News