Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Pemkab Jombang Pastikan Wifi Rakyat Tetap Berjalan, Anggaran Sudah Dimasukkan APBD

badge-check


					Agus Purnomo, Sekretaris Pemkab Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Agus Purnomo, Sekretaris Pemkab Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan program Wifi Rakyat Jombang sebagai layanan publik prioritas bagi masyarakat.

Pemkab memastikan program tersebut tidak dialihkan ke Program Desa Mantra, melainkan dibiayai langsung melalui APBD Kabupaten Jombang.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, usai rapat koordinasi internal pemerintah daerah, Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan tidak ada penghentian layanan Wifi Rakyat, dan seluruh jaringan dipastikan kembali aktif.
“Intinya dipastikan mulai hari ini nyala dan pembiayaannya dari APBD. Dibayari APBD,” ujar Agus.

Agus menjelaskan, wacana pengalihan pembiayaan Wifi Rakyat ke Program Desa Mantra Jombang yang sempat beredar terjadi akibat miskomunikasi teknis, terutama terkait kelengkapan administrasi anggaran.

“Kemarin itu ada miss. Ada miss pembiayaan Desa Mantra, padahal sudah dianggarkan. Kemarin menunggu perangkat administrasi seperti Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), sehingga sempat mundur,” jelasnya.

Ia menegaskan kembali bahwa anggaran Desa Mantra tidak digunakan untuk membiayai Wifi Rakyat.
“Tidak, tidak. Murni pembiayaan dari APBD,” tegas Agus.

Dengan keputusan tersebut, penarikan perangkat maupun penghentian layanan Wifi Rakyat Jombang dipastikan tidak terjadi. Pemkab Jombang juga telah berkoordinasi dengan penyedia layanan internet agar seluruh jaringan kembali beroperasi.
“Sudah komunikasi dengan penyedia. Hari ini diusahakan semua nyala,” ucap Agus.

Ia menambahkan, penyedia layanan internet tetap sama seperti tahun sebelumnya, sehingga tidak ada perubahan teknis pada sistem yang digunakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Sudiro Setiono, membenarkan komitmen tersebut.

Ia menegaskan Bupati Jombang Warsubi tetap berkomitmen melanjutkan program Wifi Rakyat sebagai bentuk pelayanan publik.

Menurutnya, wifi gratis di Jombang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari layanan publik, pendidikan, pengembangan UMKM, hingga akses informasi desa.

“Wifi gratis bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi sudah menjadi program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Secara kebijakan, tidak ada opsi untuk dihentikan,” tegas Sudiro.

Sudiro juga memastikan bahwa wifi gratis di desa dan fasilitas umum tetap wajib terpasang, sesuai arahan Bupati Jombang.

“Tetap terpasang. Sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Sekda, pembiayaan langsung dari APBD. Sebab anggaran Desa Mantra diprioritaskan untuk pembenahan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan desa yang banyak dikeluhkan warga,” ungkapnya.

Pemkab Jombang menegaskan keberlanjutan dan keterbukaan program Wifi Rakyat sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pemerataan akses layanan digital di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.

Titik WiFi Rakyat di wilayah Jombang tersebar luas sebagai program internet gratis dari Pemkab Jombang yang diluncurkan Bupati Warsubi pada Mei 2025.

Program ini menjangkau 302 desa dan 4 kelurahan di seluruh kabupaten, plus 6 taman kota strategis, dengan total pemasangan selesai 100% pada Juni 2025.

Lokasi Taman Kota

  • Taman Kebon Ratu (tempat peluncuran program).

  • Taman Kebon Rojo.

  • Taman Mastrip.

  • Taman Informasi.

  • Alon-Alon.

  • Area PKL Ahmad Dahlan.

Titik di Desa

Lokasi spesifik di desa ditentukan oleh masing-masing pemerintah desa dan diusulkan ke Dinas Kominfo Jombang, sering kali di kantor desa atau fasilitas publik strategis seperti di Desa Jipurapah (Kec. Plandaan) dan Dusun Kedungdendeng yang sebelumnya blankspot.. **

 

**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News