Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Awan Cumulonimbus dan Gelombang Tinggi Bayangi Libur Nataru

badge-check


					Pesawat jenis Wings Air ATR tiba di Bandara Siboru Fakfak Papua Barat, Kamis (18/7/2024) (Foto: Dokumentasi RRI/Nico Afloubun) Perbesar

Pesawat jenis Wings Air ATR tiba di Bandara Siboru Fakfak Papua Barat, Kamis (18/7/2024) (Foto: Dokumentasi RRI/Nico Afloubun)

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca buruk yang dapat mengganggu jalur penerbangan dan pelayaran selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kondisi ini perlu diwaspadai karena adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) serta gelombang tinggi di sejumlah jalur penerbangan dan pelayaran pada Desember 2025.

“Pada periode Nataru, yaitu bulan Desember, rute penerbangan yang perlu diwaspadai yaitu di sekitar Laut Natuna Selatan, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Banda, dan Papua bagian utara,” katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa (9/12/2025).

Sementara itu, pada Januari 2026, BMKG memprediksi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus di rute penerbangan sekitar Samudra Hindia, khususnya di barat Sumatra hingga selatan Nusa Tenggara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Arafura, dan Papua.

BMKG juga mendeteksi adanya potensi peningkatan ketinggian gelombang laut selama libur Nataru. Pada Desember 2025, gelombang sedang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter diperkirakan terjadi di berbagai wilayah.

“Kemudian, terkait dengan pelayaran, kami telah mengobservasi dan menganalisis pada bulan Desember gelombang sedang. Untuk gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter tidak terjadi di wilayah Indonesia,” ujarnya.

Namun, pada Januari 2026 sejumlah wilayah patut diwaspadai karena berpotensi mengalami gelombang tinggi. Wilayah tersebut antara lain:

Perairan barat Sumatra

Selat Sunda

Selatan Jawa

Nusa Tenggara Timur

Utara Anambas

Natuna

Laut Natuna Utara

Laut Halmahera

Kepulauan Sangihe Talaud

Utara Papua Barat

Samudra Pasifik Utara dari Halmahera hingga Papua

Sebelumnya, cuaca buruk telah melanda sejumlah daerah di Sumatra dan berdampak pada penerbangan udara. Pada Kamis (27/11/2025) sore, sejumlah penerbangan terpaksa dialihkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Branch Communication Bandara SSK Pekanbaru, Eri Afrizal, membenarkan adanya pengalihan tersebut.

“Sempat berputar-putar dan ban pesawat keluar untuk mendarat, pilot kembali menaikkan pesawat dengan ketinggian tertentu. Dan akhirnya memutuskan mendaratkan pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru,” ujarnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Trending di Nasional