Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Zulhas Bantah Ada Pengadaan Proyek Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T

badge-check


					Zulhas Perbesar

Zulhas

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membantah kabar adanya pengadaan kipas angin dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang anggaran hingga Rp 1,8 triliun. Menurut kabar tersebut tidak benar.

Adapun dalam kabar yang beredar di media sosial, pengadaan kipas angin dengan anggaran Rp 1,8 triliun itu sebanyak 1,8 juta unit.

“Sudah berkali-kali dijelaskan tidak ada satu koma, satu koma, Rp 1,8 (triliun),” ujar Zulhas saat ditanya soal kabar pengadaan kipas angin dalam program Kopdes Merah Putih senilai Rp 1,8 triliun, Selasa (28/7/2026).

Zulhas pun merincikan anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan satu Kopdes Merah Putih. Ia bilang berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam pembangunan satu Kopdes Merah Putih dengan luas sekitar 600 meter persegi ini biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 2,4 miliar.

Namun, melalui keterlibatan TNI, biaya pembangunan rata-rata dapat ditekan menjadi sekitar Rp 1,6 miliar.

“Jad begini ya, itu yang dibangun itu kan 600 meter. Itu nilainya lump sum ada yang mahal sekali, ada yang menurut PU itu kan Rp 4 juta per meter. Itu kalau Rp 4 juta kali 600, Rp 2,4 miliar, ya. Tapi dengan TNI itu bisa ditekan itu Rp 1,6 (miliar). Ada yang di bawah Rp 1,6 milaie, tetapi ada juga yang di atas Rp 1,6 miliar. Tapi rata-rata Rp 1,6,” terangnya.

Setelah pembangunan gedungnya, Zulhas mengatakan ada anggaran yang disiapkan untuk pengadaan kendaraan operasional. Perkiraan pengadaan itu nilainya sekitar Rp 1,1 miliar.

“Nah, kendaraan ada 1, 2, 3, 4, itu Rp 1,1 kira-kira ya Pak. Berarti dananya sudah berapa itu? Sudah Rp 2,7 triliun. Jadi gampang sekali ngitungnya,” katanya.

Kemudian dalam Kopdes Merah Putih akan ada pengadaan fasilitas pendukung lainnya dengan anggarannya mencapai Rp 300 juta. Ia mengatakan rincian pengadaan fasilitas tersebut masih akan diverifikasi dan divalidasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Rp 300 jutanya sisa nya. Nah, Rp 300 juta itu ada untuk klinik, macam-macam, ya. Raknya, itu nanti akan di-anu-kan tersendiri. Nanti akan diverifikasi dan divalidasi. Sekarang divalidasi oleh BPKP dan BPK. Insyaallah ini kita lakukan dengan transparan dan terbuka, ya,” pungkasnya.

Bos Agrinas Pangan Buka Suara

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota buka suara soal kabar itu. Dia mengaku dirinya tidak pernah menyebut pengadaan kipas angin senilai Rp 1,8 triliun, sebagaimana kabar yang beredar.

Joao juga enggan mengomentari lebih lanjut terkait kebenaran kabar tersebut. Menurutnya Agrinas ditugaskan mengelola Kopdes selama dua tahun ke depan. Dalam penugasan tersebut peran Agrinas Pangan mencakup pembangunan, pengadaan, hingga menjalankan KDMP.

“Itu kan (kipas angin) sarana prasarana. Tapi kalau kipas kan bukan saya ngomong. Tanya sama yang ngomong gitu. Kan biar kalian muatin dulu, biar ramai dulu, nanti saya jelasin satu kali kan selesai,” ungkap Joao kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (23/7).

Joao mengaku tidak menggelar rapat terkait pengadaan kipas angin tersebut. Dia juga tidak mengetahui konteks pengadaan barang tersebut sehingga ramai menjadi sorotan beberapa waktu ini.

“Saya enggak tahu. Saya enggak tahu dia ngomong di mana, saya juga baca berita, saya lihat ini, ya sudah biarin saja orang enggak ada urusan sama saya, ngapain saya urusin,” terang Joao.

Selain itu, terkait tanggung jawab anggaran pengadaan sebagaimana disampaikan Purbaya, Joao mengaku akan mengklarifikasi apa hal tersebut secara langsung.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tahun Depan Gaji Peserta Magang Nasional Bakal Naik

28 Juli 2026 - 19:45 WIB

Belanja Sembako Kini Banyak Dibayar Pakai Paylater

27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kepala BGN Umumkan 833 Dapur MBG Ditutup Permanen

27 Juli 2026 - 20:39 WIB

Polemik Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T: Sorotan DPR-Respons Agrinas

26 Juli 2026 - 19:23 WIB

Menyoal Aturan Larangan Rekam SP2DK

26 Juli 2026 - 19:11 WIB

MK Tegaskan Sisa Kuota Internet Hak Konsumen, Tak Boleh Hangus Sepihak

24 Juli 2026 - 20:13 WIB

KAI Daop 8 Genjot Integrasi Kereta di Jatim, Penumpang Makin Mudah Transit

24 Juli 2026 - 19:42 WIB

PIHPS: Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.000/kg, Telur Ayam Rp35.000/kg

23 Juli 2026 - 21:13 WIB

4.400 Buruh Jawa Timur Berpotensi Kena PHK

23 Juli 2026 - 21:02 WIB

Trending di Nasional