Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Gempa Magnetudo 4.8 Terjadi di Tarakan, Ratusan Pasien RS Jusuf SK Dievakuasi

badge-check


					Pasien-pasien yang berada di RSUD dr H Jusuf SK Tarakan dievakuasi turun ke bawah, saat terjadi gempa magnetudo 4.8, sekitar pukul 17:37:11 WI, Rabu, 5 Oktober 2025. Foto: Instagram@soe_wardai Perbesar

Pasien-pasien yang berada di RSUD dr H Jusuf SK Tarakan dievakuasi turun ke bawah, saat terjadi gempa magnetudo 4.8, sekitar pukul 17:37:11 WI, Rabu, 5 Oktober 2025. Foto: Instagram@soe_wardai

Penulis: Mulawarman   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TARAKAN- Saat gempa magnitudo 4,8 mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara, pada Rabu, 5 November 2025, kondisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK  mengalami kepanikan.

Gempa di Tarakan terjadi tepatnya pukul 17:37:11 WIB. BMKG mencatat episenter gempa berada sekitar 24 km tenggara Tarakan dengan kedalaman 10 km dan kekuatan magnitudo 4,8.

Plt Direktur RSUD dr. Jusuf SK Tarakan, dr. Budy Azis, memberikan keterangan terkait gempa yang terjadi pada 5 November 2025. Ia menyampaikan bahwa gempa tersebut membuat pasien dan keluarga di rumah sakit panik dan berlarian keluar gedung untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi akibat getaran gempa.

Evakuasi dilakukan dengan segera, bahkan pasien yang masih memakai infus dan menggunakan ranjang rumah sakit pun ikut dievakuasi demi keselamatan.

Dr. Budy Azis menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan pasien dan staf rumah sakit agar terhindar dari bahaya selama dan setelah gempa terjadi.

Ratusan pasien berhamburan keluar gedung rumah sakit sambil membawa infus dan alat-alat medis mereka, bahkan beberapa pasien dalam kondisi masih memakai infus dan menggunakan ranjang rumah sakit (hospital bed) saat dievakuasi.

Evakuasi ini dilakukan untuk menghindari risiko cedera akibat getaran gempa dan potensi kerusakan bangunan.

Tidak ada laporan korban jiwa atau cedera serius, namun kepanikan dan evakuasi berlangsung cepat demi keselamatan pasien dan tenaga medis.

BMKG menjelaskan bahwa gempa di Tarakan pada 5 November 2025 berjenis tektonik dengan kekuatan magnitudo 4,8. Gempa ini terjadi akibat aktivitas sesar lokal Tarakan dan merupakan gempa dangkal dengan kedalaman sekitar 10 km, pusatnya berada di laut sekitar 24 km tenggara Tarakan.

Guncangan tersebut dirasakan cukup kuat di Tarakan dan sekitarnya, dengan intensitas maksimal mencapai IV-V MMI, yang menyebabkan warga panik dan melakukan evakuasi, termasuk memindahkan pasien dari Rumah Sakit Tarakian ke luar gedung.​

BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami dan tidak ada prediksi gempa susulan yang signifikan saat ini.

Mereka juga menyatakan bahwa kekuatan gempa susulan biasanya lebih rendah, dan hingga saat ini belum ada laporan tentang adanya gempa susulan yang terjadi setelah gempa utama.

BMKG juga menyampaikan bahwa situasi sudah terkendali dan masyarakat diimbau tetap tenang serta mengikuti perkembangan terbaru dari sumber resmi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional