Menu

Mode Gelap

Nasional

Sidang Perdana Ammar Zoni, Bisa Disaksikan Secara Daring

badge-check

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Pesinetron Ammar Zoni akan menjalani sidang perdana kasus narkootika yang menjeratnya. Sidang perdana ini akan dilakukan secara daring dari dalam tahanan, yaitu di Rutan Salemba.

Sidang perdana Ammar akan digelar pada Kamis, (23/10/2025). Ia didakwa terlibat dalam sindikat narkoba yang beroperasi dari dalam Rutan Salemba.

Ditilik dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025), perkara Ammar Zoni terdaftar dengan nomor 632/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Pst.

Ammar akan menjalani sidang dakwaan bersama lima terdakwa lainnya, yaitu Asep, Ardian Prasetyo, Andi Muallim alias Koh Andi, Ade Candra Maulana, dan Muhammad Rivaldi.

Sidang rencananya akan berjalan pukul 10.00 WIB. Persidangan ini terbuka untuk umum.

Saat ini kondisi Ammar Zoni terlihat dalam kondisi sehat sebelum mengikuti persidangan. Hal ini dipertegas oleh kuasa hukumnya, yaitu Jon Matias. “Iya, sehat, siap,” jelasnya.

Kasus ini kembali menjadi sorotan publik setelah Ammar Zoni diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis di Rutan Salemba. Keterlibatan Ammar terungkap setelah petugas rutan curiga terhadap gerak-gerik yang ditunjukkan selama berada di dalam tahanan. Kecurigaan ini ditindakanjuti dengan penyelidikan yang lebih mendalam. Hasilnya? Mengarah pada bukti-bukti keterlibatan Ammar Zoni dalam mengedarkan barang terlarang di lingkungan rutan. Ia diduga mengedarkan narkoba di dalam Rutan Salemba bersama lima orang ainnya yakni A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR.

Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa Ammar Zoni dan rekan-rekannya menggunakan aplikasi Zangi untuk berkomunikasi dalam menjalankan peredaran narkoba di dalam rutan.

Dugaan sementara, Ammar Zoni mendapat barang haram tersebut dari seseorang yang berada di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat Salemba.

Saat ini, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) telah memindahkan Ammar Zoni dan lima warga binaan lainnya yang berstatus high risk ke Nusakambangan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kasus Campak Melonjak, Indonesia Urutan Kedua Tertinggi Dunia

12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan 2.000 Bus

11 Maret 2026 - 21:52 WIB

Tembus Rp 120 Ribu, Harga Cabai Rawit di Kota Malang

11 Maret 2026 - 21:43 WIB

Dari Sektor Parkir Tepi Jalan Umum Pemkot Surabaya Targetkan PAD Rp73 Miliar 

11 Maret 2026 - 21:32 WIB

Peringatan Ancaman PHK Buruh Rokok, Ini Penyebabnya

10 Maret 2026 - 21:33 WIB

Mudik 2026: Jalanan Jatim Bebas Lubang, Tinggal Bebas Macetnya

10 Maret 2026 - 21:13 WIB

Harga Minyak Melambung, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Lebaran

9 Maret 2026 - 15:16 WIB

AirAsia Operasikan Rute Surabaya–Makassar, Buka Akses ke Luwuk, Palu, dan Kendari

9 Maret 2026 - 15:05 WIB

Siapkan Dana Rp 935 Ribu untuk Tol Mudik Jakarta-Surabaya

9 Maret 2026 - 15:01 WIB

Trending di Nasional