Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Sudah 164 KK di Pamekasan Nikmati Air Bersih Program CSR dari PT Terminal Petikemas Surabaya

badge-check


					PT Terminal Perkemas Surabaya meeralisasi CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, dengan cara membangun ketersediaan air bersih kepada warga di kawasan Kabupaten Pamekasa, Madura, sejak 2022. Foto: dok PT TKS Perbesar

PT Terminal Perkemas Surabaya meeralisasi CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, dengan cara membangun ketersediaan air bersih kepada warga di kawasan Kabupaten Pamekasa, Madura, sejak 2022. Foto: dok PT TKS

Penulis: Arso Yudianto    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Hingga September 2025 ini, sebanyak 164 kepala keluarga di beberapa desa wsilayah kabupaten Pamekasan, Madura, telah menikmati aliran air bersih program CSR atau Tanggung Jawab dan Sosial Lingkungan (TJSL) dari PT Terminal Petikemas Surabaya.

Sistem distribusi baru ini memungkinkan perluasan manfaat hingga 68 KK yang sebelumnya kesulitan  memperoleh air bersih kini terlayani, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Salah satu inisiatif unggulan TPS adalah penyediaan akses air bersih dan sanitasi di Kabupaten Pamekasan, Madura, yang sejak diluncurkan pada 2022 kini telah berkembang signifikan dan memberikan manfaat langsung bagi ratusan kepala keluarga.

Program Alirkan Harapan ini pertama kali diinisiasi oleh TPS pada tahun 2022 untuk mengatasi krisis air yang terjadi di Desa Sumberwaru, Pamekasan Madura.

TPS membangun sumur bor sedalam 75 meter, tandon air, jaringan distribusi sepanjang 2.500 meter, serta fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Infrastruktur tersebut diserahterimakan pada September 2022 dan sejak itu dikelola secara mandiri oleh masyarakat dengan pendampingan Inisiasi Zakat Indonesia (IZI) sebagai mitra pelaksana.

Selain menyedaiaan infrastruktur air bersih untuk warga, dalam melaksanakan CSR PT Terminal Petikemas Surabay juga memberikan bantuan kepada warga, di wilayah kabupaten Pamekasan, Madura, sejak tahun 2025. Foto: Do/ PT TPS

Sebelum program ini hadir, warga Desa Sumberwaru kerap mengalami krisis air bersih, terutama di musim kemarau panjang. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.

Hingga 2024, jumlah penerima manfaat meningkat pesat dari 30 kepala keluarga (KK) di awal program menjadi 96 KK. Akses air bersih ini terbukti menggerakkan perekonomian lokal dengan peningkatan rata-rata pendapatan keluarga, sekaligus menekan risiko penyakit berbasis sanitasi.

Keberhasilan program Alirkan Harapan ini mengantarkan TPS meraih penghargaan Community Involvement Development (CID) Bidang Lingkungan pada Pelindo TJSL Award 2024. Selain pengakuan Nasional, penghargaan tersebut juga membawa dukungan dana untuk perluasan program di Desa Sumberwaru.

Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk membangun sumur bor tambahan di Desa Sumberwaru, dilengkapi dengan jaringan pipanisasi terpisah dari sumur pertama.

“Program ini adalah manifestasi nyata dari komitmen TPS untuk menciptakan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Kami percaya akses air bersih dan sanitasi yang memadai adalah fondasi penting bagi kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas masyarakat,” ujar Erika A. Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS.

Erika juga menekankan pentingnya keberlanjutan, “Keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk mengelola secara mandiri. Karena itu, kami membentuk kelompok pengelola desa yang dibekali pelatihan dan panduan tata kelola agar fasilitas ini terjaga keberlangsungannya,” jelasnya.

Melalui inisiatif ini, TPS membuktikan bahwa peran perusahaan tidak hanya terbatas pada sektor kepelabuhanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi atas krisis air bersih. Dengan memberikan manfaat nyata pada aspek kesehatan, ekonomi, dan pendidikan, program ini menjadi bukti komitmen TPS dalam menciptakan nilai sosial berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional