Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Gudang Garam Goyang, Harta Bos Rokok Raib Rp 100 Triliun

badge-check


					Laba pabrik rokok tergerus besar-besaran Perbesar

Laba pabrik rokok tergerus besar-besaran

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatat penurunan laba bersih seiring pergantian tahun. Penurunan kinerja keuangan pun berdampak signifikan pada pemiliknya, yakni Susilo Wonowidjojo.

Mengutip dari Forbes, kekayaan Susilo Wonowidjojo terus menyusut seiring menurunnya kinerja keuangan Gudang Garam. Ia tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 2,9 miliar atau sekitar Rp 47,03 triliun (asumsi kurs Rp 16.218).

Namun jika ditarik tujuh tahun terakhir, kekayaan Susilo Wonowidjojo merosot dalam. Di tahun 2018, kekayaan pemilik perusahaan tembakau ini tercatat sebesar US$ 9,2 miliar atau sekitar Rp 149,17 triliun.

Artinya jika dikalkulasikan, kekayaan Susilo Wonowidjojo menguap sebesar Rp 102,15 triliun sepanjang tujuh tahun terakhir. Penyusutan kekayaan Susilo Wonowidjojo sejalan dengan rontoknya keuangan Gudang Garam.

Mengutip laporan keuangan interim perusahaan di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Gudang Garam mengalami penyusutan laba bersih. Di kuartal I 2025, Gudang Garam membukukan laba bersih sebesar Rp 104,43 miliar, merosot 82,46% dari Rp 595,57 miliar di periode yang sama tahun 2024.

Pendapatan perseroan juga tercatat merosot, dari Rp 26,26 triliun di kuartal I 2024 menjadi Rp 23,06 triliun di tiga bulan pertama 2025. Biaya pokok pendapatan Gudang Garam juga menyusut menjadi Rp 21,06 triliun dari Rp 23,47 triliun.

Ekuitas perseroan naik tipis menjadi Rp 62,02 triliun dari Rp 61,91 triliun di akhir tahun 2024. Kemudian jumlah utang atau liabilitas, Gudang Garam mencatat penyusutan dari Rp 23,02 triliun hingga akhir 2024, menjadi Rp 22,37 triliun di kuartal I 2025.

Kemudian total aset Gudang Garam juga tercatat menciut, dari Rp 84,93 triliun menjadi Rp 84,39 triliun di kuartal I 2025.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tarif Listrik Q4 2026 Akan Ada Penyesuaian? Ini Kata Bahlil

5 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Cabai Mahal dan Harga Ayam Hidup Anjlok, Begini Jawaban Mentan

5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Harga Ayam di Kandang Anjlok Lagi

4 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Komitmen Investasi Rp2,3 Triliun Masuk ke Kawasan Industri Sidoarjo

4 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Laporan Knight Frank 2026: Laju Pertumbuhan Orang Super-Kaya Indonesia Nomor Satu Dunia

4 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini

2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

TPK Hotel di Kota Malang Turun Jadi 42,68% pada Agustus

2 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak sampai Akhir November 2026

1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

Trending di Nasional