Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Kisah Jasad Deni Chandra Warga Mojowangi Jombang Ditemukan di Perairan Teluk Popoh Tulungagung

badge-check


					Nelayan di pantai Popoh, Tulungagung, temukan jasad pemuda bernama Deni Cha dra Irawan 23, warga Mojowangi, Kecmatan Mojowarno, Jombang. Foto: ist Perbesar

Nelayan di pantai Popoh, Tulungagung, temukan jasad pemuda bernama Deni Cha dra Irawan 23, warga Mojowangi, Kecmatan Mojowarno, Jombang. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TULUNGAGUNG— Bukan dari laporan panggilan darurat, bukan dari pencarian besar-besaran. Kepergian Deni Chandra Irawan (23) justru diketahui pertama kali oleh nelayan yang melihat sesosok tubuh mengapung di perairan Teluk Popoh, Sabtu sore pekan lalu, 3 Oktober 2026.

Di saat yang sama, barang-barang miliknya — tas berisi ijazah, KTP, hingga ponsel — ditemukan tersebar di titik-titik berbeda, memisahkan jejak langkahnya sebelum hilang.

Deni bukan orang Tulungagung. Ia pemuda asal Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Jarak yang ia tempuh ke Pantai Popoh bukan jarak yang dekat, 100 km.

Pamit Perpisahan 

Dan yang membuat peristiwa ini menyentuh hati: sebelum menghilang, ia sempat berkomunikasi, menyampaikan kata perpisahan — namun tak seorang pun menyadari itu adalah tanda terakhir.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, mengonfirmasi peristiwa tersebut:

“Benar, kami menerima laporan penemuan jenazah di perairan Teluk Popoh pada Sabtu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah dilakukan identifikasi, diketahui yang bersangkutan adalah Deni Chandra Irawan, warga Mojowarno, Jombang.”
— Iptu Nanang Murdianto, Kasi Humas Polres Tulungagung.

Pemeriksaan lebih lanjut diuraikan oleh Aipda Sugapri, selaku Pelaksana Tugas Kepala Unit Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (Ps Kanit Inafis) Sat Reskrim Polres Tulungagung.

“Berdasarkan pemeriksaan di tempat kejadian dan pemeriksaan fisik jenazah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun perkelahian. Tidak ada luka yang mencurigakan. Barang-barang milik korban ditemukan tersebar di beberapa lokasi, namun tidak ada indikasi tindak pidana.”
— Aipda Sugapri, Ps Kanit Inafis Sat Reskrim Polres Tulungagung

Pihak kepolisian secara resmi telah mengonfirmasi identitas korban melalui pemeriksaan ciri fisik, susunan gigi, serta pengenalan langsung oleh keluarga.

Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuhnya. Tidak ada tanda perkelahian, tidak ada tanda penganiayaan. Sesuatu yang justru membuat kisah ini terasa lebih sepi: kepergiannya murni beban hati yang tak tertanggungkan lagi.

Berdasarkan keterangan yang terhimpun, Deni diketahui mengalami tekanan batin yang mendalam terkait hubungan asmara.

Kata perpisahan yang ia sampaikan kepada kerabatnya pada Minggu, 27 September — enam hari sebelum jasadnya ditemukan — kini menjadi jejak terakhir yang tersisa.

Barang-barang pribadinya ditemukan di lokasi yang berbeda: tas berisi ijazah di Pantai Banyu Muluk, KTP dan ponsel di wilayah Campurdarat.

Seolah-olah ia meletakkan satu per satu hal-hal yang melekat pada dirinya, sebelum pergi sepenuhnya.

Jenazah telah diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang ke Jombang untuk dimakamkan. Tidak ada keributan, tidak ada tuduhan — hanya duka yang tenang, namun dalam.

Kronologi

  • Minggu, 27 September 2026 Deni terakhir kali berkomunikasi dengan teman, menyampaikan pamit — diduga mengalami kekecewaan mendalam dalam hubungan.
  • Senin–Jumat, 28 Sep–2 Okt 2026 Hilang kontak. Barang-barang miliknya ditemukan tersebar: tas & ijazah di Pantai Banyu Muluk; KTP & ponsel di Campurdarat
  • Sabtu, 3 Oktober 2026 ± 17.00 WIB Jasad ditemukan nelayan mengapung ±3 mil dari Pelabuhan Popoh. Tidak ada identitas di tubuh
  • Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026 Evakuasi oleh Polairud, TNI AL, Polsek Besuki → dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk identifikasi
  • Senin, 5 Oktober 2026 Identitas dipastikan: Deni Chandra Irawan (23), warga Mojowangi, Mojowarno, Jombang. Keluarga mengenali ciri khusus & susunan gigi. Polres Tulungagung: tidak ada tanda kekerasan
  • Selasa, 6 Oktober 2026 Jenazah diserahkan ke keluarga, dibawa pulang ke Jombang untuk dimakamkan.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

HUT TNI ke-81, Polres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

5 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kerja Bareng Olivia Zalianty-Ndaru Kusumo dan Isyana Sarasvati Lahirkan Ochestra: Pancasila 1 Oktober

5 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Diduga Depresi Berat, Seorang Pria Nekad Gantung Diri

4 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Kapolda Jambi Fighter Mach 2026: Dede Sunandar Pingsan Kena KO Vicky Prasetyo

4 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Selesai Membacok Pacar Hingga Tewas, Perempuan 21 Tahun Ini Telepon 110 ke Polres Gresik

3 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Video Call PM Modi dengan Pilot Smit: Pikiran Saya Hanya Satu Buka Pintu Kokpit!

3 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Presiden Prabowo Lantik Watimpres Jumbo dari 9 Orang Bengkak Jadi 26 Orang Anggaran Rp20 M/Bulan

3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pembajakan Pesawat Copilot Tikam Pilot FlyDubai ke Tel Aviv, Mendarat Darurat di Tabruk Arab Saudi

3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (64): Sejarah Gelap Phil Sang Kanibal

2 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Trending di News