Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Update: Israel saat Ini Menyerang Kota Tabriz

badge-check


					Serangan Operation Rising Lion di Teheran Perbesar

Serangan Operation Rising Lion di Teheran

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Pasukan Israel melancarkan serangan baru ke kota Tabriz di barat laut, demikian dilaporkan media Iran pada hari Jumat pagi tadi.

Kota tersebut saat ini sedang “diserang hebat” oleh Israel, menurut laporan iranwire.com.

Serangan terhadap Tabriz merupakan perluasan operasi Israel di luar target awal di Teheran dan lokasi lain yang diserang pada hari Jumat sebelumnya.

Israel melancarkan operasi skala besar yang menargetkan fasilitas nuklir dan lokasi militer Iran di seluruh negeri.

Serangan tersebut telah menewaskan komandan militer Iran termasuk kepala Garda Revolusi Hossein Salami dan Kepala Angkatan Bersenjata Mohammad Bagheri.

Iran telah meluncurkan lebih dari 100 pesawat tanpa awak ke Israel sebagai balasan.

“Kesalahan perhitungan dan kejahatan musuh bebuyutan Iran dan rakyat Iran tidak akan dibiarkan begitu saja dan mereka harus menghadapi pembalasan yang hebat dan disesalkan,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan.

IRGC mengonfirmasi Salami dan beberapa pengawal dan rekannya tewas dalam serangan “kriminal dan teroris” di markas besar Garda “saat menjalankan tugas keamanan nasional.”

Pernyataan tersebut menggambarkan Salami sebagai “salah satu komandan Revolusi Islam yang paling terkemuka” dan mengatakan bahwa ia terbunuh saat “mempertahankan cita-cita revolusi dan bangsa.”

Garda Revolusi juga menyalahkan Amerika Serikat atas serangan tersebut, dengan mengatakan “rezim Zionis yang jahat akan membayar harga yang mahal atas kejahatan ini yang dilakukan dengan sepengetahuan para penguasa Gedung Putih yang keji dan rezim teroris Amerika.”***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ratu Suthida Bikin Sejarah, Jalani Latihan Solo dengan Jet Tempur JAS 39 Gripen

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Era Baru Robotika: Ketika Kecepatan Lari Robot Salip Rekor Usain Bolt

23 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Ilmuwan Tiongkok Menciptakan Berlian yang Tak Bisa Dihancurkan

19 Agustus 2026 - 21:42 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Kereta Cepat Tiongkok Pecahkan Rekor Akselerasi dari 0 hingga 800 km/jam dalam 5 detik

16 Agustus 2026 - 18:47 WIB

PM Australia Minta Maaf karena Mengatakan Akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue

7 Juli 2026 - 19:22 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Trending di Internasional