Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Festival Budaya Mojotirto 2025, Melarung Air dari Tujuh Sumber Mata Air ke Sungai Ngotok Mojokerto

badge-check


					Pemkot Mojokerto melaksanakan fertival budaya Mojotirto 2025, yaitu melarung air yang diambil dari tujuh sumber mata air ke sungai Ngotok, Sabtu, 22 Maret 2025, di proyek strategis nasional Wisata Taman Bahari Mojopahit, kelurahan Pulorejo, Prajurit Kulon kota Mojokerto. Instagram@wargajombang Perbesar

Pemkot Mojokerto melaksanakan fertival budaya Mojotirto 2025, yaitu melarung air yang diambil dari tujuh sumber mata air ke sungai Ngotok, Sabtu, 22 Maret 2025, di proyek strategis nasional Wisata Taman Bahari Mojopahit, kelurahan Pulorejo, Prajurit Kulon kota Mojokerto. Instagram@wargajombang

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO–   Pemerintah Kota (Pemkab) Mojokerto kembali menggelar  Festival Mojotirta 2025 dilaksanakan di proyek strategis nasional Wisata Taman Bahari Mojopahit,  kelurahan Pulorejo, kecamatan Prajurit Kulon, kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu, 22 Maret 2025.

Dalam festival ini ada puncak acara disebut dengan Prosesi Umbul Dunga yaitu melarung (membuang) air yang diambil dari  tujuh sumber mata air di wilaya  dilakukan di sungai Ngotok.

Larung air itu dilakukan secara bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur Adhy Karyono dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, walikota Mojokerto Ika Puspitasari alias Ning Ita.

Air yang dilarung di sungai Glotok diambil dari tujuh sumber mata air, yaitu:

  • Sumber Air Gentong Pacet
  • Sumber Air Macan
  • Puncak Trawas
  • Sumber Air Kalingking – Trawas
  • Sumber Air Jolotundo – Trawas
  • Sumber Nduwor – Pungging
  • Sumber Panguripan
  • Pakis Trowulan dan Sumber Pitulungan – Daerah Perbatasan Wonosalam.

Larung Tirta Amerta sebagai simbol persatuan dan kesejahteraan maka tirto amerto mencerminkan kekuatan budaya serta spiritual yang menjaga hubungan kita dengan alam semesta serta warisan leluhur kita, demikian walikota Mojokerto Ika Puspitasari alias Ning Ita memberikan penjelasan.

Acara ini merupakan perayaan tahunan yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas keberlimpahan air di Kota Mojokerto serta bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia.

Dilaksanakan di bawah jembatan Rejoto, prosesi ini melambangkan keberkahan dan persatuan masyarakat. Air yang digunakan dalam prosesi ini diambil dari tujuh sumber mata air bersejarah, termasuk Sumber Gentong dan Air Jolotundo.

Sebagai bagian dari tradisi leluhur, ritual ini diadakan setiap tanggal 22 Maret untuk memohon keselamatan dan keberkahan.

Ika Puspitasari yang punya sebutkan akrab Ning Ita, menekankan bahwa festival ini tidak hanya memperingati Hari Air Sedunia tetapi juga melestarikan tradisi lokal. Meskipun perayaan seni budaya tahun ini sedikit berkurang karena bulan suci Ramadan, esensi dari festival tetap dipertahankan.

Proses “Larung Tirta Amarta” merupakan tradisi sakral yang dilakukan sebagai bentuk syukur atas keberlimpahan air di Mojokerto. Berikut adalah langkah-langkah dalam pelaksanaan prosesi tersebu.  Prosesi ini dilaksanakan di bawah Jembatan Rejoto, di Sungai Ngotok.

Air yang digunakan dalam prosesi ini diambil dari tujuh sumber mata air bersejarah, termasuk Sumber Gentong dan Air Jolotundo. Dalam prosesi ini, masyarakat berkumpul untuk melaksanakan ritual dengan membawa air yang telah diambil. Acara ini melibatkan doa dan harapan untuk keselamatan serta keberkahan bagi masyarakat.

Setelah doa, air yang telah dibawa akan dilarung ke sungai sebagai simbol pelepasan dan pengharapan akan keberkahan dari sumber air.

Tradisi ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga menguatkan rasa kebersamaan dan kesatuan masyarakat Mojokerto dalam menjaga dan menghargai sumber daya air. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional