Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Grup Barito Siapkan Dana Hingga Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham Empat Anak Perushaan

badge-check


					Barito Group menurut @idx_channel akan melakukan buyback saham empat anak perusahaan di pasar modal BEI, tanpa melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Instagram@idx.channel Perbesar

Barito Group menurut @idx_channel akan melakukan buyback saham empat anak perusahaan di pasar modal BEI, tanpa melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). [email protected]

Penulis: Tasyafarina Libas Tirani  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, JAKARTA-  Konglomerat Prajogo Pangestu, melalui Grup Barito, berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) di beberapa perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rencana ini akan dimulai pada 24 Maret 2025 dan mencakup empat entitas.

Keterangannya mengenai rencana buyback saham perusahaan milik Prajogo Pangestu, terutama dari emiten seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), disampaikan melalui keterbukaan informasi yang dirilis oleh masing-masing perusahaan.

Manajemen perusahaan, termasuk Erri Dewi Riani, General Manager of Legal & Corporate Secretary TPIA, memberikan penjelasan terkait alokasi dana dan tujuan dari buyback ini, yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham dan meningkatkan kepercayaan investor di tengah fluktuasi pasar.

 Selain itu, Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan, juga mengungkapkan bahwa langkah ini dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku untuk memberikan kepastian kepada pemegang saham, demikian akun Instagram@idx_channel mewartakan.

Secara keseluruhan, informasi ini berasal dari pernyataan resmi manajemen perusahaan yang dipublikasikan di media dan laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 21 Maret 2025.

  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Mengalokasikan dana sebesar Rp500 miliar untuk membeli kembali hingga 0,7% dari total saham yang diterbitkan. Proses buyback akan berlangsung dari 24 Maret hingga 23 Juni 2025.

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Menyiapkan dana Rp2 triliun untuk membeli kembali hingga 250 juta saham, setara dengan 0,29% dari total saham. Buyback ini dijadwalkan berlangsung dari 21 Maret hingga 20 Juni 2025.

  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Juga mengalokasikan dana sebesar Rp2 triliun untuk buyback, yang akan mencakup sekitar 0,2% dari total saham yang diterbitkan.

  • PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN): Meskipun tidak disebutkan secara spesifik dalam berita, CUAN juga termasuk dalam rencana buyback dengan alokasi dana yang signifikan.

Keputusan ini muncul setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melonggarkan aturan mengenai buyback tanpa memerlukan persetujuan RUPS, sebagai respons terhadap kondisi pasar yang fluktuatif. Dengan langkah ini, Prajogo Pangestu berharap dapat meningkatkan kepercayaan investor dan stabilitas harga saham di tengah volatilitas pasar.

BEI mendukung langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk menjaga stabilitas pasar di tengah fluktuasi yang signifikan.

BEI merujuk pada kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru saja mengeluarkan peraturan yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan buyback tanpa harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan jual di pasar dan meningkatkan kepercayaan investor.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Inarno Djajadi, menyatakan bahwa kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi pasar yang mengalami penurunan signifikan, dengan harapan dapat memberikan kepastian dan transparansi bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya.

BEI dan OJK berharap bahwa aksi buyback ini akan membantu menstabilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan memberikan sinyal positif tentang prospek perusahaan-perusahaan tersebut. Meskipun ada pandangan bahwa efeknya mungkin bersifat sementara, langkah ini dianggap sebagai upaya penting untuk menjaga kepercayaan di pasar.

Dengan demikian, reaksi BEI menunjukkan dukungan terhadap rencana buyback saham dari emiten-emiten milik Prajogo Pangestu sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan pasar saat ini. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional