Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Cuaca Buruk di Manado, Enam Pesawat Terbang Gagal Mendarat di Sam Ratulangi, Mendarat di Gorontalo

badge-check


					Gegara cuaca buruk di kawasan kota Manado, Sulawesi Utara, menyebabkan enam pesawat maskapai penerbangan gagal mendarat di bandara internasional Sam Ratulangi. Pesawat itu akhirnya mendarat di bandara Gonrontalo, Jumat, 21 Maret 2025, semua dalam keadaan selamat. Tangkap layar video Instagram@manao.times Perbesar

Gegara cuaca buruk di kawasan kota Manado, Sulawesi Utara, menyebabkan enam pesawat maskapai penerbangan gagal mendarat di bandara internasional Sam Ratulangi. Pesawat itu akhirnya mendarat di bandara Gonrontalo, Jumat, 21 Maret 2025, semua dalam keadaan selamat. Tangkap layar video [email protected]

Penulis: Mulawarman  |  Editor: Priyo Suwarna

KREDONEWS.COM, MANADO– Pada hari Jumat, 21 Maret 2025, cuaca buruk di Manado menyebabkan enam pesawat, termasuk penerbangan Garuda Indonesia, gagal mendarat di bandara Internasional Sam Ratulangi.

Demikian penjelasan  Yanti Pramono, yang menjabat sebagai Stakeholder Relations Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado. Dia menjelaskan bahwa pesawat-pesawat tersebut mengalami pengalihan atau kembali ke bandara asal akibat cuaca buruk yang melanda daerah tersebut.

Enam pesawat yang gagal mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado, pada 21 Maret 2025, akibat cuaca buruk adalah:

  1. Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY693 tujuan Manado-Ternate

  2. TransNusa dengan nomor penerbangan 8B9951 dari Weda tujuan Manado

  3. Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU2526 dari Morowali tujuan Manado

  4. Lion Air dengan nomor penerbangan JT748 dari Surabaya tujuan Manado

  5. Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 600 dari Jakarta

  6. Kencana 05 pesawat TNI AU dari Halim Perdana Kusuma

Penerbangan Garuda Indonesia yang terpengaruh adalah GA 600, yang berangkat dari Jakarta dan dialihkan ke Bandara Jalaluddin di Gorontalo akibat visibilitas rendah yang disebabkan oleh hujan lebat dan angin kencang.

Pihak Angkasa Pura I menyatakan bahwa pengalihan penerbangan ini dilakukan demi keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Selain Garuda, pesawat dari maskapai lain seperti Sriwijaya Air dan Lion Air juga mengalami hal serupa, dengan beberapa di antaranya kembali ke bandara asal atau dialihkan ke bandara terdekat.

Garuda Indonesia telah meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan menyarankan penumpang untuk menghubungi petugas mereka untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal penerbangan.

Setelah pesawat Garuda Indonesia mendarat di Gorontalo, penumpang dan awak pesawat menjalani proses evakuasi dan penanganan. Pihak maskapai mengatur transportasi untuk membawa penumpang ke tempat aman dan memberikan informasi mengenai situasi penerbangan mereka.

Meskipun tidak ada laporan tentang cedera serius di antara penumpang, mereka mengalami ketidaknyamanan akibat pengalihan penerbangan dan kondisi cuaca yang buruk. Garuda Indonesia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang dan menyarankan mereka untuk menghubungi petugas untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penerbangan lanjutan.

Pihak bandara dan otoritas terkait memastikan bahwa semua penumpang mendapatkan bantuan yang diperlukan setelah mendarat di Gorontalo, termasuk akomodasi jika diperlukan.

Peristiwa pesawat Garuda Indonesia yang gagal mendarat di Manado terjadi pada hari Jumat, 21 Maret 2025. Pesawat tersebut dialihkan ke Gorontalo karena cuaca buruk di Manado. Meskipun tidak ada waktu spesifik yang disebutkan dalam hasil pencarian, diketahui bahwa beberapa penerbangan mengalami masalah akibat kondisi cuaca yang ekstrem pada sore hari tersebut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di News