Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

badge-check


					Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Foto: Instagram@garbhapresisi Perbesar

Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Foto: Instagram@garbhapresisi

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi mengajukan penambahan anggaran negara sebesar Rp66,1 triliun untuk Tahun Anggaran 2027.

Permintaan ini disampaikan guna menutupi kekurangan dana untuk kebutuhan belanja pegawai, operasional, serta persiapan matang pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam rapat pembahasan rencana anggaran di hadapan komisi terkait.

Tambah Anggaran

Ini data lengkap yang menjadi dasar perhitungan dan usulan Polri:

* Anggaran Polri Tahun 2026 (Pagu Indikatif): Rp118 Triliun

Dana ini dialokasikan untuk gaji rutin, tunjangan, operasional harian, pemeliharaan sarana prasarana, serta kegiatan pengamanan rutin tahun berjalan. Namun menurut penilaian internal, angka ini belum ideal dan belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan organisasi yang melayani seluruh wilayah Indonesia.

* Usulan Tambahan Anggaran Tahun 2027: Rp66,1 Triliun

Jika disetujui, maka total anggaran Polri untuk tahun 2027 akan mencapai sekitar Rp184,1 Triliun. Dana tambahan ini secara khusus dialokasikan untuk:

  • Belanja Pegawai: Penyesuaian gaji, tunjangan kinerja, dan kesejahteraan personel
  • Biaya Operasional: Kegiatan pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, dan pencegahan tindak pidana
  • Persiapan Pengamanan Pemilu 2029: Investasi sarana prasarana, pelatihan personel, dan penyusunan skema keamanan menyeluruh untuk pesta demokrasi lima tahunan mendatang

“Pagu indikatif tahun 2027 yang mengacu pada besaran Rp118 triliun itu sama dengan angka tahun 2026, namun kondisi dan kebutuhan terus bertambah. Angka itu belum ideal, masih terdapat kekurangan sekitar enam puluh enam triliun lebih untuk menutupi seluruh kebutuhan nyata, termasuk persiapan jauh‑jauh hari menjelang Pemilu 2029,” tegas Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo dalam paparan resminya.

Alasan

Menurut penjelasan Wakapolri, usulan tambahan ini bukan sekadar penambahan angka, melainkan kebutuhan riil agar fungsi kepolisian berjalan maksimal:

1. Kesejahteraan Aparat: Menjamin gaji dan tunjangan sesuai beban kerja dan risiko tugas yang tinggi

2. Kesiapan Operasional: Memastikan seluruh satuan di tingkat pusat hingga daerah memiliki dana untuk patroli, penindakan, dan pelayanan masyarakat

3. Investasi Jangka Panjang: Pengamanan Pemilu 2029 memerlukan persiapan matang, mulai dari pemetaan titik rawan, pengadaan alat kelengkapan, hingga pelatihan ribuan personel agar proses demokrasi berjalan aman, damai, dan lancar

4. Kesenjangan Anggaran: Angka Rp118 triliun yang berlaku berturut‑turut dinilai tidak lagi sebanding dengan pertumbuhan jumlah penduduk, kompleksitas masalah keamanan, dan luasnya wilayah yang harus dijaga

Tindak Lanjut

Usulan ini kini berada di meja pembahasan bersama Kementerian Keuangan dan DPR RI.

Polri berharap usulan ini dapat dikaji secara objektif, mengingat keamanan dan ketertiban masyarakat adalah prasyarat utama stabilitas negara dan kelancaran pembangunan nasional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan akhir mengenai persetujuan jumlah tambahan anggaran tersebut.

Proses pembahasan masih berlangsung untuk menyeimbangkan antara kebutuhan lembaga dengan kemampuan keuangan negara secara keseluruhan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Jombang, Bupati Warsubi Copot Hartono sebagai Kepada Bapperinda

5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Ringkus Kopilot Malaysia Bawa Narkoba, Datul Husein Kagum Sekaligus Heran kepada BC dan BNN

5 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Wifi Rufio Teknologi Menembus Dinding, Realmrbert: Lonceng Matinya Privasi!

5 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Sempat Kabur, Maling Motor Tak Berkutik Diringkus Polisi

4 Agustus 2026 - 14:06 WIB

RI Tangkap 10 Pilot Malaysia 2021-2026, Dimanfaatkan Kartel Jadi Kurir Narkoba

4 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Lolos dari Negara Asal, Kopilot Malaysia Tertangkap Bawa 12,7 Kg Narkoba di Bandara Soetta

4 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mantan Ketum HIPMI Akbar Himawan Penerima Rp3,5 M, Kasus Gratifikasi DJKA Sumut

3 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (44): Eropa Rancang Perbudakan Manusia

3 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Trending di News