Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

1 Juta Akun TikTok di RI Diblokir, Menkomdigi: Ini Adalah Kemenangan

badge-check


					Meutya Hafid Perbesar

Meutya Hafid

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan hampir 1 juta akun TikTok di Indonesia telah diblokir atau dinonaktifkan.

Angka tersebut merupakan hasil penertiban terhadap akun pengguna di bawah umur yang dilakukan platform tersebut hingga awal April 2026.

Meutya mengatakan TikTok menjadi platform pertama yang melaporkan penanganan akun anak di Indonesia. Berdasarkan laporan per 10 April 2026, TikTok telah menonaktifkan ratusan ribu akun pengguna yang belum memenuhi batas usia.

“Dan kami juga mencatat, dan ini TikTok menjadi platform pertama yang melaporkan bahwa pertanggal 10 April 2026, TikTok telah menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun untuk Indonesia,” ujar Meutya dalam konferensi pers di Kantor Komdigi, Selasa (14/4/2026).

Ia menilai langkah tersebut sebagai capaian awal yang positif dalam upaya perlindungan anak di ruang digital. Pemerintah juga mengapresiasi keterbukaan TikTok yang melaporkan jumlah akun yang telah ditindak.

“Ini adalah langkah kemenangan awal bagi publik, orang tua, anak di Indonesia. Dan kita, sekali lagi apresiasi TikTok yang sudah melaporkan awal terkait jumlah akun yang berhasil di takedown,” ujarnya

Meski demikian, Meutya menyebut data yang dimiliki pemerintah masih mengacu pada laporan 10 April. Dengan mempertimbangkan tren penindakan, jumlah akun yang telah di-takedown diperkirakan mendekati 1 juta.

“Kami belum punya data yang hari ini, karena ini adalah data 10 April. Tapi kami menghitung dari rata-rata dilakukan takedown, berarti sudah hampir 1 juta per hari ini,” ujarnya.

Pemerintah pun mendorong platform digital lainnya untuk mengikuti langkah serupa.

“Kami juga menyampaikan bahwa hal ini kita harapkan juga muncul dari platform lainnya untuk segera menyampaikan jumlah akun yang sudah dilakukan penanganan atau takedown.” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Penggemar Sepakbola Takjub Lihat Kaki Jenjang Presenter

21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Bukan Sekadar Cameo, Jung Ho-yeon Ukir Sejarah di Final Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 - 18:37 WIB

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Tate McRae Curi Perhatian saat Bawa Bola Pertandingan Piala Dunia

15 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jalan-jalan Sambil Kentut”Rahasia” Penuaan yang Sehat

13 Juli 2026 - 20:33 WIB

Trending di Life Style