Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Wisata Dalam Negeri Kian Mahal, Pelancong Indonesia Pilih Liburan ke Luar Negeri

badge-check


					Wisata ke Bromo makin mahal Perbesar

Wisata ke Bromo makin mahal

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Tren perjalanan wisata ke luar negeri (outbound) terus menunjukkan peningkatan menjelang akhir tahun.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri pada September 2025 mencapai 695,61 ribu perjalanan, naik 5,25% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dan tumbuh 1,6% dibanding bulan sebelumnya.

Negara-negara ASEAN masih menjadi destinasi favorit. Malaysia menempati urutan teratas dengan pangsa 28,92%, disusul Arab Saudi 18,77%, dan Singapura 13,09%.

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azahari mengatakan, tren minat wisata ke luar negeri diperkirakan terus berlanjut hingga akhir tahun, terutama saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Banyak orang kecewa dengan harga wisata dalam negeri yang terlalu tinggi. Kalau bepergian sekeluarga, mereka justru lebih memilih ke Malaysia atau Singapura karena lebih murah,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (13/11/2025).

Menurut Azril, faktor biaya kini menjadi penentu utama dalam keputusan berwisata.

“Ke Penang atau Hainan bisa lebih hemat dibanding ke Bali atau Surabaya. Harga tiket pesawat domestik jadi penyebab utama karena biaya avtur di Indonesia 28% lebih mahal dibanding Singapura. Akibatnya, harga tiket kita termasuk tertinggi kedua di dunia setelah Brasil,” jelasnya.

Selain harga, Azril menyoroti aspek kenyamanan wisata domestik yang masih perlu banyak perbaikan, mulai dari kemacetan, kebersihan, hingga minimnya promosi.

“Negara lain seperti Singapura mampu menarik wisatawan lewat kombinasi hiburan dan belanja. Indonesia punya potensi besar, misalnya lewat pusat belanja seperti Tanah Abang dan Thamrin City, tapi belum dioptimalkan,” tambahnya.

Ia juga mengkritik minimnya kebijakan pemerintah dalam menghadapi lonjakan wisata akhir tahun.

“Tidak ada kebijakan khusus menjelang Nataru. Pariwisata kita seperti berjalan autopilot,” ujarnya tegas.

Azril turut mengingatkan bahwa harga tiket pesawat berpotensi semakin mahal pada 2026, seiring penerapan Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebagai bagian dari kebijakan dekarbonisasi global.

“Mulai 2026, Singapura mewajibkan maskapai menggunakan minimal 1% SAF, dan secara global pada 2030 ditargetkan mencapai 3%–5%. Kalau Indonesia tidak siap, pesawat kita bisa dilarang singgah di bandara negara lain,” jelasnya.

Menurut Azril, kenaikan harga tiket sulit dihindari karena harga SAF 6-10 kali lipat lebih mahal dibanding avtur biasa, sementara harga avtur Indonesia sendiri sudah termasuk yang tertinggi di dunia.

“Kalau avtur saja mahal, ditambah SAF yang lebih mahal lagi serta beban asuransi meningkat, bagaimana mungkin tiket bisa turun? Kecuali Pertamina menurunkan harga avtur, itu pun belum terjadi sampai sekarang,” tegasnya.

Azril menilai, pemerintah belum menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan tersebut.

“Untuk antisipasi menjelang Nataru saja, situasinya masih adem-ayem. Belum ada langkah konkret menghadapi perubahan besar seperti SAF dan dekarbonisasi,” tutup Azril. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri UMKM Siapkan Kebijakan Khusus buat Hadapi Aturan Wajib Halal

14 September 2026 - 19:01 WIB

Gempa M 5,2 Malang Tak Begitu Dirasakan Warga, Ini Penyebabnya

14 September 2026 - 18:36 WIB

,Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Kompak Naik, Daftar Harga BBM Terbaru 13 September 2026

13 September 2026 - 19:21 WIB

Harga Emas Antam Loyo, Turun Sedalam Ini Sepekan

13 September 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Rawit Makin Pedas, Tembus Rp 90 Ribu/Kg

13 September 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Harga Pertamax Bisa Tembus ke Rp 20.000

11 September 2026 - 18:41 WIB

Akhir Bulan Ini Semua SPBU Bisa Jual B50

11 September 2026 - 18:32 WIB

Jasa Marga Ungkap Daftar Jalan Tol Baru yang Siap Beroperasi

9 September 2026 - 19:17 WIB

1.845 KK di Surabaya Tercatat Turun Kelas Desil

9 September 2026 - 19:06 WIB

Trending di Nasional