Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

UMM Dukung Program Pemerintah Kembangkan PLTS dan PLTB

badge-check


					UMM Dukung Program Pemerintah Kembangkan PLTS dan PLTB Perbesar

KREDONEWS, MALANG – Pengembangan teknologi di bidang energi berbasis energi terbarukan terus dikembangkan dan menjadi salah satu fokus negara Indonesia. Banyak kampus yang berusaha untuk membantu negara di dalam memperluas program energi terbarukan ini. Begitu juga dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menjadikan energi baru terbarukan (EBT) menjadi fokus utama.

Melalui prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik UMM mengerjakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Adapun latar belakang pengembangan ini berakar dari roadmap penelitian kampus yang selaras dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Proyek PLTS dan PLTB ini telah diterapkan di beberapa lokasi strategis, termasuk Masjid Chengho Gua China di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Masjid Ahmad Dahlan di Karangploso, Wagir kabupaten Malang, SMP Negeri 21 Malang, SMP Negeri 24 Malang, dan lainnya. Termasuk di dalamnya Kampus 3 UMM yang telah banyak menggunakan teknologi ini.

Wakil Dekan I Fakultas Teknik UMM, Machmud Effendy, ST, M.Eng. dilansir dalam umm.ac.id mengatakan, salah satu alasan utama memilih sederet daerah itu sebagai lokasi implementasi adalah permasalahan ketidakstabilan listrik yang sering terjadi. “Kami ingin menjadikan UMM sebagai ikon pengembangan energi terbarukan, terutama di sektor PLTS dan PLTB yang telah dimulai sejak 2012. Salah satu contohnya di Masjid Chengho, di mana listrik sering mati karena jaraknya jauh dari transmisi PLN. Dengan adanya PLTS ini kebutuhan listrik untuk pompa air dan penerangan dapat terpenuhi tanpa kendala” katanya.

Pelaksanaan dalam proyek ini melibatkan berbagai pihak, termasuk PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan CSR PT Multi Sarana Insfrastruktur (BUMN) yang memberikan dukungan dana. Sementara, mitra CoE PLTS Teknik Elektro PT. Blue Energy bertindak sebagai inisiator utama yang berperan dalam pengadaan dan pemasangan panel surya.

“PLTS memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan sumber energi lainnya, terutama untuk lokasi terpencil. Teknologi ini bersifat off-grid sehingga tidak memerlukan izin dari PLN, instalasinya sederhana, dan tidak membutuhkan infrastruktur besar seperti bendungan atau pipa. Cukup dengan memasang panel, sistem sudah dapat berfungsi. Ini membuat PLTS lebih mudah dan praktis untuk diterapkan di banyak tempat,” tambahnya.

Dari segi perawatan, PLTS dirancang untuk efisiensi jangka panjang. Panel surya dapat bertahan hingga 20 tahun dengan perawatan sederhana seperti pembersihan rutin setiap enam bulan. Machmud menyebutkan bahwa baterai pada PLTS memiliki masa pakai sekitar 4-5 tahun dan dilengkapi dengan sistem manajemen baterai agar lebih awet. Hal ini memastikan bahwa teknologi tetap efisien dan dapat digunakan dalam jangka Panjang.

“Harapan besar untuk proyek ini adalah dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi model yang dapat diterapkan di tempat lain. Kami ingin teknologi ini dikembangkan di masjid-masjid lain, pondok pesantren, atau puskesmas, sehingga energi terbarukan bisa digunakan lebih luas. Hal ini sejalan dengan visi UMM untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi teknologi. Begitupun dengan visi pemerintah Indonesia terkait energi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ferry Irwandi & Ekspedisi KitaBisa Tiba di Flores: Salurkan Donasi Rp4 Miliar untuk Korban Gempa

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Rumahmu Bisa Jadi Server Dunia, Pasif Income Rp393 Juta/ Tahun

19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

RS Terapung Ksatria Airlangga Galang Dana Bantuan Korban Gempa Flores

19 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (49): Perang Zuku, Hingga Manusia Terakhir

19 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Sidang Daycare Little Aresha, Jaksa: Bayi Diikat, Makanan Sisa Dibubur Kembali

19 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Upacara 17 Agustusan Paling Nyeleneh: Kursi VIP di Gedung Sate untuk Petani, Nelayan, Tukang Sapu dan Rakyat Jelata

18 Agustus 2026 - 21:19 WIB

SignAloud, Sarung Tangan Sakti bagi Tunarungu/Wicara

18 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Mobil Brio Tabrak Truk Angkut Gas Alam di Tol Sumo Terbakar, Satu Anak Tewas

18 Agustus 2026 - 09:26 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Trending di Headline