Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Trump Beri Sinyal Persahabatan dengan China, Buka Blokir TikTok

badge-check


					Presiden Donald Trump perintahkan buka blokir aplikasi TikTok sinyal terjadinya persahabatan dengan China. Tangkap layar video youtube@wion Perbesar

Presiden Donald Trump perintahkan buka blokir aplikasi TikTok sinyal terjadinya persahabatan dengan China. Tangkap layar video youtube@wion

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, WASHINGTON- Aplikasi TikTok kembali beroperasi di Amerika Serikat setelah diblokir selama 12 jam. Blokir ini terjadi pada Sabtu malam, 18 Januari 2025, dan diakhiri pada Minggu, 19 Januari 2025, sekitar pukul 12 siang waktu setempat.

Pemulihan akses ini aplikasi asal China itu diumumkan oleh Presiden terpilih Donald Trump melalui akun media sosialnya di Truth Social.

Trump menyatakan bahwa keputusan untuk membuka kembali TikTok adalah langkah sementara, dengan rencana untuk membentuk perusahaan gabungan yang akan memberikan kepemilikan 50% kepada AS.

Ia menekankan pentingnya menyelamatkan aplikasi yang digunakan oleh sekitar 170 juta warga AS dan lebih dari 7 juta usaha kecil

TikTok juga mengucapkan terima kasih kepada Trump atas kejelasan yang diberikan kepada penyedia layanan, yang memungkinkan mereka untuk tidak menghadapi penalti karena menyediakan aplikasi tersebut
Meskipun TikTok kini dapat diakses kembali, masa depan jangka panjang aplikasi ini di AS masih belum jelas. Induk perusahaan TikTok, ByteDance, belum menunjukkan niat untuk melakukan divestasi sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya.
Namun sebelumnya BytDance pernah menawarakan aplikasi TikTo kepada miliarder Elon Musk senilai Rp 811,7 triliun, naun belum ada respon dari Muck.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan harapan untuk “hidup berdampingan secara damai” dengan AS dan menekankan pentingnya kerja sama yang saling menguntungkan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Siapkan Saldo Segini, Jakarta Surabaya Tanpa Diskon Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 19:30 WIB

Wamenperin Ungkap Industri Kecil Belum Siap Ikut Wajib Halal Oktober

18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Dinsos Jombang Sosialisasi Pembinaan: Hadirkan Narasumber dari Kejaksaan Pendamping Hukum LKS/LKSA

18 Juni 2026 - 18:35 WIB

Trending di News