Menu

Mode Gelap

Headline

TNI Ikut Menangani Narkoba, Clue Agar Tak Tumpang Tindih dengan Polri

badge-check


					TB Hasanuddin Perbesar

TB Hasanuddin

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-JAKARTA: Komisi I DPR RI bersama pemerintah sedang membahas Revisi Undang-Undang (RUU) TNI yang akan menambah tugas prajurit dan jabatan sipil yang dapat diemban oleh TNI. Pembahasan RUU ini dilakukan secara tertutup di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 14-15 Maret 2025.

Menurut anggota Komisi I DPR RI, Tubagus (TB) Hasanuddin, RUU TNI akan memperluas tugas prajurit untuk melaksanakan operasi non-perang. Salah satu tugas tambahan tersebut adalah penanganan masalah narkoba. Selain itu, TNI juga akan diberikan kewenangan baru dalam menangani masalah siber. Secara keseluruhan, terdapat tiga kewenangan baru yang akan dimiliki TNI.

“Kemudian yang lain-lainnya, jadi ada tiga,” ujarnya lagi,” tutur Hasanuddin,

Baca juga
Resep Minuman Kunyit untuk Kontrol Diabetes Secara Alami

Baca juga
Kasus Sujud dan Menggonggong, Ivan Sugainto Mengaku Sudah Minta Maaf ke Sekolah dan Orang Tua Korban

Untuk mengatasi masalah narkoba, Hasanuddin menjelaskan bahwa akan ada Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur peran TNI.

“Saya kira nanti akan diatur dengan Perpres, di mana perbantuannya yang dilakukan oleh TNI, perbantuan kepada pemerintah, dan kemudian di mana ranah hukumnya dan lain sebagainya.” ungkap Hasanuddin.

Meskipun TNI akan terlibat dalam penanganan narkoba, Hasanuddin menegaskan bahwa TNI tidak akan masuk ke dalam ranah penegakan hukum terkait narkotika.

“Tapi yang jelas TNI tidak ikut dalam penegakan hukumnya,” tegas Hasanuddin.

Senada dengan Hasanuddin, Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, juga menjelaskan bahwa RUU TNI akan menambahkan poin operasi militer selain perang (OMSP) yang mewajibkan prajurit TNI ikut serta dalam mengatasi masalah narkoba.

Dia menegaskan bahwa penambahan kewenangan ini tidak akan tumpang tindih dengan tugas Polri dalam penanganan narkoba.

“Kalau itu biar nanti teknisnya kita bahas. Ini saya juga belum bisa ngomong ini yang bagian dari penjelasan yang akan kita bahas serius.” ujar Utut.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Sejarah Terorisme (1): Ketika Kekerasan Jadi Pilihan Aksi

22 April 2026 - 18:30 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

14 Jam Rudy Mas’ud Bertahan di Dalam Kantor, Saat Massa APM Kaltim Unjuk Rasa

22 April 2026 - 08:40 WIB

Tanker Gamsunoro Milik Pertamina Dikontrakan ke Pihak III, lalu Disewa oleh Pertamina Sendiri

21 April 2026 - 22:09 WIB

LPKJ 2025 Bupati Jombang, Dewan: 74 % Anggaran Masih Transfer Pusat, PAD Cuma 26 %

21 April 2026 - 20:36 WIB

Anang Sularso Dibunuh di Purwoasri, Dibuang di Keras Kediri, Ditemukan di Megaluh Jombang

21 April 2026 - 16:44 WIB

Kebakaran Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dua Pegawai Luka Ringan

21 April 2026 - 14:20 WIB

4.975 Orang Aksi Massa 214, Paksa DPRD Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:06 WIB

Gempa Mag 7.4 di Jepang, Tsunami 3 Meter Suasana Tenang

21 April 2026 - 12:03 WIB

Trending di News