Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Tiga Pengurus Pondok Ditahan, Santri Ponpes Al-Ibrohimi Aksi Unjuk Rasa ke Kejari Gresik

badge-check


					Santri ponpes Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al-Ibrohimi di Manyar, Gresik, menggelar unjuk rasa damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 13 Februari 2026.  Foto: beritalima.id Perbesar

Santri ponpes Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al-Ibrohimi di Manyar, Gresik, menggelar unjuk rasa damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 13 Februari 2026. Foto: beritalima.id

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK- Puluhan santri dari Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al-Ibrohimi di Manyar, Gresik, menggelar unjuk rasa damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 13 Februari 2026.

Aksi ini memicu penghapusan tiga pengasuh dan pengelola ponpes yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan dugaan korupsi dana hibah Rp400 juta dari Pemprov Jawa Timur anggaran tahun 2019.

Dana hibah tersebut seharusnya digunakan untuk pembangunan asrama santri, namun diduga disalahgunakan untuk membeli tanah pribadi, dengan laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang dinilai fiktif oleh jaksa.

Tiga tersangka berinisial MR (Miftahul Rozi/MFR, ketua ponpes), RKA (Khoirul Atho/Gus Atho), dan MZA/MR (Muhammad Zainul Rosyid).

Kejari Gresik menahan dua di Rutan Gresik dan satu di tahanan rumah karena sakit; audit BPKP menyatakan kerugian negara penuh Rp400 juta, karena asrama akhirnya dibangun dari iuran santri.

Aksi Unjuk Rasa

Santri, mayoritas perempuan mengenakan busana putih, tiba sekitar pukul 10.00 WIB, membentangkan spanduk seperti “Bebaskan Kiai Kami” dalam “Aksi Damai”, sambil melantunkan shalawat serveta doa bersama hingga pukul 14.00-15.00 WIB.

Koordinator Abdullah Syafi’i menuntut penangguhan tersingkir, ekspos fakta perkara, dan tuding proses penyidikan tidak profesional termasuk intimidasi. Jaksa Penuntut Umum (Kasi Pidsus Alifin Nurahmana Wanda) terbukti sah karena bukti kuat, dan janji pasti jawaban pada 18-19 Februari 2026.

Salah satu tersangka, Gus Atho (RKA), menyebut kasus ini “ujian Allah” dan klaim tindakannya untuk kepentingan agama. Santri menyoroti kebutuhan guru mereka untuk kelangsungan pendidikan ponpes. Proses hukum masih berlanjut tanpa kepastian.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Zam Zam Ikhwan, SH, MH menerima delegasi santri secara langsung saat unjuk rasa pada 13 Februari 2026, mendengarkan tuntutan penangguhan tiga pengasuh Ponpes Al-Ibrohimi.

Ia menjanjikan jawaban resmi terkait status tersangka korupsi dana hibah paling lambat 18-19 Februari 2026, sambil menegaskan proses hukum tetap berjalan berdasarkan bukti yang ada.

Melalui Kasi Pidsus Alifin Nurahmana Wanda yang mewakili, pihak Kejari menyatakan bahwa kasus hukum itu telah memenuhi unsur  sah karena audit BPKP menemukan kerugian negara Rp400 juta, dengan LPJ fiktif.

Kajari menekankan komitmen integritas penegakan hukum tanpa tekanan tekanan, meskipun aksi santri berlangsung damai hingga sore hari. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Trending di Nasional